Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Kandidat Pelatih MU Pengganti Michael Carrick, Fans Dukung Satu Nama Ini!
Advertisement . Scroll to see content

Dihujan Fans, Ruang Ganti MU Mencekam usai Dihancurkan Bournemouth

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:00:00 WIB
Dihujan Fans, Ruang Ganti MU Mencekam usai Dihancurkan Bournemouth
Kondisi ruang ganti MU mencekam usai kalah 0-3 dari Bournemouth (Foto: Soccerway)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Michael Carrick mengungkap kondisi ruang ganti Manchester United setelah para pemain dicemooh suporter di Old Trafford menyusul kekalahan 0-3 dari Bournemouth, Minggu (25/10/2026) malam WIB. Pelatih asal Inggris itu mengaku belum membahas reaksi suporter secara bersama-sama dengan skuad karena para pemain masih diliputi kekecewaan.

Kekalahan dari Bournemouth menambah tekanan terhadap Manchester United setelah mereka sebelumnya mengalami kekalahan telak dari Como dalam rentang tiga hari. Hasil buruk tersebut memicu kemarahan pendukung yang hadir di Old Trafford.

Situasi di stadion semakin memanas setelah suporter melontarkan sorakan negatif kepada para pemain dan jajaran petinggi klub. Nama keluarga Glazer, Sir Jim Ratcliffe, serta Jason Wilcox turut menjadi sasaran kritik dari tribun.

Di tengah suasana tersebut, Carrick justru mendapat dukungan dari sebagian suporter di Stretford End. Mereka menyanyikan namanya ketika dia berjalan mendekati para pendukung. Namun, sambutan positif kepada sang pelatih tidak menghentikan kekecewaan suporter terhadap penampilan tim dan manajemen klub.

Carrick mengaku mendengar reaksi suporter dari area lorong stadion. Dia juga berbicara dengan sejumlah pemain secara pribadi setelah pertandingan, meski tidak menemui seluruh anggota skuad satu per satu.

Menurut Carrick, kondisi emosional para pemain belum memungkinkan untuk membahas secara panjang lebar cemoohan yang terdengar di stadion. Dia menegaskan para pemain merasakan dampak dari situasi sulit yang sedang dialami klub.

"Tidak, sejujurnya, itu bukan sesuatu yang perlu terlalu banyak dibahas di ruang ganti setelah pertandingan. Ada banyak emosi. Di ruang ganti saat ini, ada banyak kekecewaan," kata Carrick dikutip dari Sport Bible.

"Banyak pemain yang cukup terpukul, sejujurnya, kecewa dengan situasi ini. Bukan berarti mereka tidak peduli atau ingin berada dalam posisi seperti ini. Ini adalah situasi yang kita semua hadapi," ujarnya.

Carrick Akui Pemain Terpukul, Dukungan Suporter Picu Emosi Campur Aduk

Carrick menjelaskan, sejumlah pemain yang sudah dia ajak bicara merasakan tekanan besar akibat hasil pertandingan dan performa tim. Menurut dia, Manchester United belum mampu mengendalikan jalannya pertandingan sesuai harapan.

"Para pemain yang sudah saya ajak bicara, saya memang belum berbicara dengan semua orang secara pribadi, sangat terpengaruh oleh situasi ini. Itu terlihat dari penampilan kami. Banyak hal tidak berjalan sesuai keinginan kami, dan kami juga tidak mampu membuatnya berjalan sesuai keinginan kami," tuturnya.

Dia menambahkan, suasana stadion setelah pertandingan membuat situasi semakin sulit untuk langsung dibicarakan secara mendalam. Tim membutuhkan waktu untuk mencerna hasil pertandingan sekaligus reaksi yang muncul dari para pendukung.

"Yang bisa dilakukan hanya sebatas itu, terutama melihat bagaimana pertandingan berakhir. Suasana di stadion, dinamika yang terjadi, dan mencoba meluangkan waktu untuk mencerna semuanya serta memahami artinya," ujar Carrick.

Di sisi lain, dukungan suporter kepada dirinya membuat Carrick merasakan emosi yang bercampur. Dia mengaku tidak menyangka mendapat sambutan positif di tengah periode buruk yang dialami Manchester United.

"Perasaan saya benar-benar campur aduk. Sejujurnya, saya mungkin tidak mengharapkan dukungan seperti itu dari para suporter."

"Namun, saya selalu merasakan dukungan dan hubungan dengan mereka. Mungkin mereka sudah bosan mendengar saya terus mengatakan hal ini setiap kali saya duduk di sini, tentang betapa besar rasa hormat saya kepada mereka. Jadi, ketika mereka menunjukkan hal yang sama kepada saya, itu sangat berarti."

Carrick tetap menilai situasi klub saat ini sangat sulit. Menurut dia, kekalahan dari Bournemouth dan rentetan hasil buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi pengalaman berat bagi tim.

"Namun, situasinya sangat sulit. Mengalami hari seperti ini, dalam periode seperti yang sedang kami jalani, tentu sulit diterima. Jadi, perasaan saya benar-benar campur aduk."

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menanggapi desakan suporter agar petinggi Manchester United ikut memberikan penjelasan kepada media setelah hasil buruk tim. Dia menegaskan, keputusan mengenai siapa yang berbicara kepada publik bukan berada dalam kewenangannya.

"Itu bukan hak saya untuk menentukan siapa yang berbicara, siapa yang tidak berbicara, kapan mereka berbicara, atau bagaimana mereka berbicara."

Carrick mengatakan tugasnya adalah berbicara kepada media dan mewakili tim serta klub sebaik mungkin dari posisinya saat ini. Dia juga memahami frustrasi dan kekecewaan suporter setelah Manchester United kembali menelan hasil mengecewakan.

"Saya tahu peran saya di sini adalah berbicara kepada kalian dan mewakili tim serta klub sepak bola ini sebaik mungkin dari posisi saya."

"Seperti yang saya katakan tentang suasana di stadion, perasaan para suporter, frustrasi, dan kekecewaan mereka, semua itu membuat perasaan saya campur aduk. Ini benar-benar hari yang sulit."

Kekalahan 0-3 dari Bournemouth pun memperpanjang sorotan terhadap Manchester United, baik dari sisi performa tim maupun hubungan dengan pendukung. Sementara itu, pernyataan Carrick memperlihatkan para pemain masih terpukul oleh hasil pertandingan, sedangkan kritik suporter terhadap jajaran klub terus mengemuka.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut