Piala Dunia 2018

Dikritik, Pickford Tak Merasa Berbeda dengan Courtois

Haryo Jati Waseso ยท Senin, 09 Juli 2018 - 21:52:00 WIB
Dikritik, Pickford Tak Merasa Berbeda dengan Courtois
Kiper timnas Inggris Jordan Pickford. (Foto: Mirror)

SAINT-PETERSBURG, iNews.id - Kiper tim nasional Inggris Jordan Pickford dikritik oleh penjaga gawang Belgia Thibaut Courtois karena terlalu pendek sebagai seorang kiper. Namun, Kiper Everton tersebut merasa kemampuannya tak jauh beda dengan kiper Setan Merah itu.

Kritikan tersebut dilontarkan Courtois saat Inggris kalah 0-1 dari Belgia di fase grup Piala Dunia 2018. Tembakan Adnan Januzaj ke pojok atas kanan gawang Inggris, tak mampu ditepis Pickford.

Padahal bola sempat sedikit menyentuh tangannya. Bagi seorang kiper, Pickford memang tak terlampau tinggi. Kiper berusia 25 tahun tersebut hanya memiliki tinggi 185 cm.

Tetapi ukuran tersebut tak membuatnya rendah diri. Pickford bahkan tampil luar biasa dan berandil besar atas keberhasilan Inggris ke semifinal, pencapaian yang terakhir kali mereka lakukan di Piala Dunia 1990.

Dia pun merasa kritikan dari Courtois tak memiliki makna apa pun. Pickford bahkan merasa kemampuannya sama dengan penggawa Chelsea tersebut, apalagi dia baru dua musim terakhir berlaga di Premier League.

“Saya tak akan membiarkan hal itu mempengaruhi. Ini hanya sepak bola. Saya tak akan terpengaruh kritikan tersebut. Saya seseorang yang normal dan ini hanya permainan,” ujarnya dilansir AS.

“Banyak yang berpikir saya terlalu muda, tetapi ini musim kedua di Premier League. Saya pikir tak memiliki perbedaan kemampuan jauh dari seseorang sepertinya (Courtois),” tutur mantan pemain binaan Sunderland itu.

Meski telah menjadi pemain The Black Cats sejak 2011, Pickford lebih banyak menghabiskan kariernya di liga bawah Inggris. Dia sempat dipinjamkan ke tim non-liga seperti Darlington dan Alfreton Twon.

Kemudian kembali dipinjamkan di League Two bersama Burton Albion dan di League One bersama Carlisle United serta Bradford City. Dia pun sempat membela Klub Championship Division Preston North End.

Berdasarkan pengalamannya tersebut, Pickford merasa liga-liga bawah Inggris tak kalah kompetitif dengan Premier League, sehingga begitu berlaga di liga tertinggi Inggris tersebut maupun bersama The Three Lions, dia sudah terbiasa.

“Saya banyak bermain di liga-liga bawah dan tak merasa Premier League atau timnas Inggris jauh berbeda. Pada beberapa aspek, non-liga dan League Two memiliki tantangan yang jauh lebih berat,” katanya.

Editor : Haryo Jati Waseso