Dipaksa Main, Para Pemain Gremio Masuk Lapangan Pakai Masker
PORTO ALEGRE, iNews.id – Para pemain klub Brasil Gremio kompak mengenakan masker saat memasuki lapangan Stadion Arena do Gremio, Minggu (15/3/2020) malam. Hal itu merupakan tanda protes kepada otoritas olahraga Brasil yang tetap melangsungkan pertandingan di tengah mewabahnya virus korona.
Brasil jadi sedikit negara yang masih melangsungkan pertandingan olahraga di tengah epidemi virus korona. Akhir pekan lalu, masih ada pertandingan di ajang Campeonato Gaucho 2020, meski digelar tanpa penonton.
Salah satu pertandingannya mempertemukan kampiun Copa Libertadores 2018, Gremio, menghadapi Sao Luiz di Stadion Arena do Gremio. Ketika hendak memasuki lapangan, 11 pemain yang turun sebagai starter kompak mengenakan masker.
Pelatih Gremio Renato Portaluppi mengaku hal yang dilakukan para penggawanya agar otoritas Brasil bisa membuka mata. Pasalnya, dia khawatir pemain serta stafnya terjangkit virus korona.
“Sudah saatnya Gremio memberi perlawanan. Kami menggunakan masker untuk mengingatkan jika pemain juga manusia. Kami tidak kebal terhadap virus,” kata Portaluppi dikutip Sky Sports.
Juru taktik berusia 57 tahun itu mengaku heran, mengapa kompetisi di Brasil tidak dihentikan. Padalah, sejumlah liga di Amerika Selatan, seperti Kolombia dan Uruguay sudah menangguhkan kompetisinya.
“Tidak ada gunanya bermain tanpa penonton. Untuk apa penonton terlindungi, tetapi melupakan semua yang bekerja di dunia sepak bola. Seluruh dunia sudah berhenti, mengapa Brasil tidak? Semoga mereka mendengarkan” ujarnya.
Saat ini mayoritas kompetisi sepak bola di berbagai belahan di dunia mengalami penundaan imbas virus korona. Bahkan, Serie A yang dijadwalkan ditunda hingga 3 April 2020, berpotensi terus ditunda hingga 3 Mei 2020.
Editor: Abdul Haris