Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Pemain Top Iran Ditembak Mati Saat Demonstrasi, Dunia Sepak Bola Berduka!
Advertisement . Scroll to see content

Ditahan Iran, Portugal Finis di Posisi Kedua Grup B

Selasa, 26 Juni 2018 - 02:55:00 WIB
Ditahan Iran, Portugal Finis di Posisi Kedua Grup B
Striker Iran Karim Ansarifard mencetak gol dari titik penalti ke gawang Portugal di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, Selasa (26/6/2018) dini hari WIB. (Foto: FIFA.com)
Advertisement . Scroll to see content

SARANSK, iNews.id – Portugal gagal menjadi pemuncak klasemen Grup B Piala Dunia 2018. Hasil itu didapat setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh Iran di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, Selasa (26/6/2018) dini hari WIB.

Gol penalti Iran yang dicetak striker Iran Karim Ansarifard pada menit ke-90+3 membatalkan kemenangan Portugal yang unggul lebih dulu melalui tendangan winger Ricardo Quaresma (45).

Sedari awal, Portugal mampu mendapatkan ball possession mencapai 70 persen berbanding 30. Dari segi serangan, lini depan juara Eropa yang dipimpin Cristiano Ronaldo itu pun lebih mengancam. Statistik menyebut, mereka mampu melepas 8 tembakan, namun hanya dua yang mengarah ke gawang.

Ketatnya pertahanan Iran membuat tim berjuluk Seleccao das Quinas itu sempat menemui jalan buntu. Beruntung akhirnya gol yang ditunggu pun datang.

Berawal dari pergerakan dari sayap kanan, Quaresma melepas tempakan dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Iran Beiranvand di akhir babak pertama. Gol itu menjadi penutup 45 menit pertama.

Pada babak kedua, Iran coba tampil lebih menekan. Beberapa kali mereka mampu menerobos sisi sayap pertahanan Portugal. Namun, solidnya pertahanan Portugal membuat usaha Iran tak membuahkan hasil.

Justru Portugal yang mendapat peluang menambah keunggulan kala Ronaldo dijatuhkan Saeid Ezzatollahi di dalam kotak pertahanan Iran. Wasit Enrique Caceres pun langsung menunjuk titik putih. Sang pengadil asal Paraguay itu semakin yakin dengan keputusannya setelah melihat tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR) di pinggir lapangan.

Itu penalti ke-19 di Piala Dunia tahun ini, memecahkan rekor 18 penalti pada edisi 1990, 1998, dan 2002. Sayang, Ronaldo yang mengambil sendiri penalti tersebut gagal memaksimalkan peluang tersebut. Eksekusi pemain terbaik dunia itu digagalkan kiper Beiranvand.

Alhasil, CR7 menjadi pemain kelima yang gagal mencetak gol dari titik putih di Piala Dunia kali ini, selisih satu dari rekor enam pemain yang gagal penalti pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Sialnya lagi, Ronaldo juga mendapat kartu kuning setelah wasit melihat VAR. Pemain Real Madrid itu dituding melanggar pemain lawan.

Menjelang akhir pertandingan, Iran terus berusaha menyamakan kedudukan. Negara Persia itu akhirnya mendapatkan peluang menyamakan kedudukan saat Cedric Soares tertangkap kamera VAR menyentuh bola dengan tangannya. Striker Iran Karim Ansarifard yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+3.

Sayang, Iran tak cukup waktu untuk membalikkan keadaan. Alhasil, skor 1-1 tak cukup membawa Iran bertahan di turnamen ini. Iran tersingkir karena finis di peringkat 3 dengan poin 4.

Sementara buat Portugal, hasil ini membuat mereka harus puas finis di posisi runner-up dengan poin 5, sama dengan Spanyol yang juga imbang 2-2 atas Maroko di waktu yang sama. Dalam situasi ini Spanyol berhak di puncak karena unggul produktivitas gol.

SUSUNAN PEMAIN
IRAN (4-5-1)
Beiranvand; Hajsafi (Mohammadi 56), Ezatolahi (Ansarifdh 76), Pouraliganji, Ebrahimi; Amiri, Torabi, Jahanbakhsh (Ghoddos 70), Hosseini, Rezaeian; Azmoun
Pelatih: Carlos Queiroz

PORTUGAL (4-4-2)
Patricio; Cedric, Pepe, Fonte, Guerreiro; Quaresma (Bernardo Silva 70), William, Adrien Silva, Mario (Moutinho 84); Andre Silva (Guedes 80+6), Ronaldo
Pelatih: Fernando Santos

KLASEMEN AKHIR GRUP B

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut