Ditinggal Lionel Messi, Permintaan Tiket Nonton Barcelona di Camp Nou Berkurang Drastis
BARCELONA, iNews.id – Permintaan tiket menonton Barcelona di Stadion Camp Nou berkurang drastis seusai Lionel Messi pindah klub. Laporan tersebut diketahui setelah Barcelona melakukan pengundian terhadap jumlah kapasitas penonton yang akan hadir pada pertandingan pertama di Liga Spanyol.
Menurut laporan Football Espana, Jumat (13/8/2021), Blaugrana kehilangan sekitar 50 persen penonton pada laga tersebut. Sekadar informasi, karena pandemi Covid-19, kapasitas penonton yang boleh hadir di Camp Nou adalah 29.803 pendukung dari total kapasitas stadion yang berjumlah 83.000 kursi.
Sementara, saat melakukan pengundian untuk jumlah penonton yang akan hadir di Camp Nou jauh panggang dari api. Laporan tersebut mengatakan, Blaugrana hanya mendapatkan minat sebesar 15.820 tiket dan menyisakan 13.000 tiket.
Artinya, dari kapasitas total penonton yang boleh hadir di Camp Nou saat pandemic Covid-19 hanya mencapai sekitar setengahnya saja. Berkurangnya minat menonton Barcelona secara langsung diduga karena liburan musim panas dan pandemi Covid-19 yang membuat kapasitas kursi berkurang.
Namun, ada pula alasan lainnya yakni terkait Lionel Messi. Cabutnya Messi dari Barcelona dianggap sangat berpengaruh dari berkurangnya penonton. Menurut laporan tersebut, enggannya menonton secara langsung adalah bentuk kekecewaan fans Barcelona terhadap pihak klub.
Sebagaimana diketahui, Messi hengkang ke klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) karena tidak memperpanjang kontraknya di Barcelona. La Pulga terpaksa hengkang karena Blaugrana mengalami permasalahan finansial.
Sementara itu, saat ini Messi sudah resmi berseragam PSG. Dia dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjang sampai 2024. Bersama PSG, Messi dipercaya bisa mengantar Les Parisiens -julukan PSG- merengkuh berbagai gelar.
PSG pun menjadi kian kuat untuk musim 2021/2022. Sebelum Messi, mereka sukses mendapatkan Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, Achraf Hakimi, dan Sergio Ramos.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya