Dongeng RB Leipzig Berakhir, Julian Nagelsmann Akui Kehebatan PSG
LISBON, iNews.id – Dongeng RB Leipzig di Liga Champions terhenti di semifinal usai kalah 0-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio da Luz, Rabu (19/8/2020) dini hari WIB. Pelatih The Red Bulls Julian Nagelsmann tetap berlapang dada.
Leipzig yang berstatus kuda hitam memang tampil mengejutkan di Liga Champions musim ini. Mereka mengalahkan Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid sebelum menginjakkan kaki di babak empat besar.
Sayangnya mereka tak bisa melanjutkan aksi ke partai puncak. PSG terlalu tangguh untuk dikalahkan. Les Parisiens merobek gawang Leipzig tiga kali melalui torehan Marquinhos pada menit ke-13, Angel Di Maria (42) dan Juan Bernat (56).
“Saya pikir tiket ke final memang pantas didapat PSG. Selama 10 atau 12 menit pertama, kami melakukannya dengan baik. Kami berada dalam permainan. Momen pembukaan yang bagus, serangan balik yang bagus,” kata Nagelsmann kepada BT Sport usai laga.
Bantai RB Leipzig, PSG ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali
“Kemudian kami mendapatkan tendangan bebas dan gol. Setelah itu kami membutuhkan waktu lima menit untuk bisa kembali bermain. Semua masih baik-baik saja hingga akhirnya kami kebobolan gol kedua. Sulit untuk membalikkan kedudukan karena PSG memiliki kualitas yang sangat baik. Pada akhirnya, mereka tim yang lebih baik,” ujarnya.
Juru taktik yang masih berusia 33 tahun itu juga mengatakan salah satu penyebab kekalahan Leipzig di laga tadi adalah tumpulnya lini serang yang hanya mampu membuat tiga shot on target.
Prediksi Olympique Lyon Vs Bayern Munchen: Stop Euforia!
“Dalam 10 menit pertama kami memiliki tiga atau empat momen bagus. Tapi kami melakukan dua atau tiga kesalahan besar. Ketika kebobolan gol kedua, kepercayaan para pemain turun. Saya pikir itu normal. Itu membuat sedikit lebih rumit. Itu masalah karakter,” tuturnya.
Nagelsmann mengingatkan pasukannya untuk tidak terlalu meratapi kegagalan. Setelah ini dia akan membubarkan Peter Gulasci dan kolega sebelum kembali berkumpul dan menyiapkan musim depan.
“Kami akan mencoba melakukannya lagi di musim depan. Kami akan memberikan para pemain libur selama satu minggu. Kemudian kami harus mencoba dan berjuang lagi di Bundesliga,” ucapnya.
Editor: Abdul Haris