Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lionel Messi Masuk Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026, Paulo Dybala Dicoret
Advertisement . Scroll to see content

Dramatis, Gol Marcos Rojo ke Gawang Nigeria Bawa Argentina ke 16 Besar

Rabu, 27 Juni 2018 - 02:55:00 WIB
Dramatis, Gol Marcos Rojo ke Gawang Nigeria Bawa Argentina ke 16 Besar
Para pemain Argentina merayakan sukses mereka menembus 16 besar Piala Dunia 2018. (Foto: FIFA.com)
Advertisement . Scroll to see content

ST PETERSBURG, iNews.id – Argentina akhirnya lolos dari lubang jarum setelah menang 2-1 atas Nigeria pada laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2018, Rabu (27/6/2018) dini hari WIB. Kemenangan di Saint Petersburg Stadium itu membawa tim Tango ke 16 besar.

Gol Marcos Rojo pada menit ke-86 menjadi penentu kemenangan Argentina yang membuka keunggulan lewat gol Lionel Messi (14). Sebelumnya, raksasa Amerika Selatan itu sempat waswas setelah winger Nigeria Victor Moses menyamakan kedudukan pada menit ke-51 lewat titik penalti.

Hasil ini menempatkan Argentina di peringkat 2 Grup D dengan poin 4. Mereka berhak ke fase gugur menemani Kroasia yang memuncaki klasemen dengan poin 9 setelah menggilas Islandia 2-1 di waktu yang sama. Dengan begitu, Nigeria dan Islandia dipastikan tersingkir.

Pada 16 besar, Argentina akan meladeni juara Grup C Prancis, 30 Juni mendatang. Sementara Kroasia akan menghadapi Denmark, 1 Juli nanti.

Pada laga tadi, Pelatih Argentina Jorge Sampaoli menempatkan Messi sebagai striker saat menghadapi Nigeria. Keputusan itu berbuah manis. Megabintang Barcelona itu membawa tim Tango  unggul 1-0 pada babak pertama.

Menerima umpan Ever Banega, Messi berlari dan menahan bola dengan pahanya sebelum melepaskan sepakan kaki kanannya yang tak bisa dibendung kiper Francis Uzoho pada menit ke-14. Itu gol ke-100 di Piala Dunia tahun ini.

Gol itu pun sekaligus menjadikan Messi sebagai pemain Argentina ketiga setelah Diego Maradona dan Gabriel Batistuta yang mencetak gol di tiga Piala Dunia berbeda.

Sejak awal, Argentina memang mampu menekan lawan. Penguasaan bola tim Tango mencapai 63 persen berbanding 37. Perubahan taktik dari 3-4-3 yang digunakan di laga terakhir saat kalah 0-3 kontra Kroasia, menjadi 4-4-2 berjalan sesuai rencana.

Hasilnya, Argentina tampil lebih agresif. Mereka mampu melepaskan 5 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran. Salah satunya berbuah gol melalui kaki Messi.

Bahkan, Messi hampir menambah keunggulan Argentina melalui tembakan bebas di depan kotak penalti. Sayang, sepakannya mampu sedikit ditepis Uzoho sehingga membentur tiang.

Sementara Nigeria lebih banyak tertekan, dan hanya mampu melepas 3 sepakan yang hanya satu yang menuju target.

Merespons kondisi ini, Pelatih Nigeria Gernot Rhor melakukan perubahan di awal babak kedua. Nakhoda asal Jerman itu mengantikan Kelechi Iheanacho dengan striker lainnya, Odion Ighalo.

Hasilnya, tim Elang Super asal Afrika itu tampil lebih beringas. Mereka mampu lebih menekan pertahanan Argentina. Sampai akhirnya pemain senior tim Tango Javier Mascherano melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Wasit  Cakir Cuneyt asal Turki menunjuk titik putih dan mengganjar mantan pilar Barcelona itu dengan kartu kuning.

Insiden itu sempat memancing protes para pemain Argentina. Namun sang pengadil tak goyah, dia tetap pada keputusannya yang dikuatkan dengan masukan dari Video Assistant Referee (VAR).

Momen itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh Nigeria. Dengan tenang, winger Chelsea Victor Moses mengeksekusi penalti itu menjadi gol penyeimbang.

Gol itu membuat Argentina terlecut untuk kembali memburu gawang lawan. Namun, ketatnya pertahanan dan tekanan Nigeria membuat usaha mereka bak menemui jalan buntu.

Untuk menambah daya serang, Sampaoli memasukkan striker tambahan. Sergio Aguero masuk menggantikan defender Nicolas Tagliafico. Hasilnya, tim Tango semakin agresif menyerang.

Biar begitu, Argentina masih kesulitan menembus barikade pertahanan lawan. Nigeria bertahan dengan sangat baik. Tim Elang Super tak memberi Messi dkk ruang.

Saat orang berpikir pertandingan akan berakhir imbang, gol Marcus Rojo pun datang. Menyambut umpan Gabriel Mercado, defender Manchester United itu menempatkan bola ke dalam gawang lawan pada menit ke-86.

SUSUNAN PEMAIN
NIGERIA (3-5-2)

Uzoho; Balogun, Troost-Ekong, Omeruo (Iwobi 90); Moses, Etebo, Mikel, Ndidi, Idowu; Musa (Nwankwo 90+2), Iheanacho (Ighalo 46)
Pelatih: Gernot Rhor

ARGENTINA (4-4-2)
Armani; Mercado, Otamendi, Rojo, Tagliafico (Aguero 80); Perez (Pavon 61), Mascherano, Banega, Di Maria (Meza 72); Messi, Higuain
Pelatih: Jorge Sampaoli

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut