Elkan Baggott Sebut 2 Momen Terindah di Timnas Indonesia! Ternyata saat Dilatih Shin Tae-yong
LONDON, iNews.id - Elkan Baggott mengungkap momen paling berkesan selama membela Timnas Indonesia. Baginya keberhasilan menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 saat dilatih Shin Tae-yong menjadi kenangan yang paling membekas.
Bek tengah Millwall FC tersebut sudah mencatat 27 penampilan bersama Timnas Indonesia sejak menjalani debut pada November 2021. Setelah sempat ditepikan selama dua tahun, pemain dengan tinggi 196 sentimeter itu kembali memperkuat skuad Garuda.
Baggott kemudian mengenang perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Menurut dia, keberhasilan lolos dari fase grup dan mencapai babak 16 besar menjadi pencapaian spesial dalam sejarah skuad Garuda.
"Saya akan katakan [momen favorit bersama Timnas Indonesia] adalah ketika lolos ke babak 16 besar Piala Asia [2023]. Itu merupakan kali pertama kami melaju [ke fase knockout]. Kemungkinan itu adalah kenangan terindah yang saya ingat," kata Baggott dikutip dari Southwark News.
Pencapaian tersebut memiliki arti penting bagi Baggott karena Timnas Indonesia untuk pertama kalinya berhasil melangkah ke fase gugur Piala Asia. Momen tersebut kemudian menjadi salah satu kenangan utama dalam perjalanan internasional pemain berusia 23 tahun itu.
Selain Piala Asia 2023, Baggott juga menyimpan memori khusus ketika Timnas Indonesia menghadapi Argentina. Pertandingan tersebut berlangsung setelah Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.
Bagi Baggott, kesempatan menghadapi tim berstatus juara dunia memberikan pengalaman berharga selama membela Indonesia. Dia mengaku bangga bisa tampil dalam pertandingan tersebut.
"Kami bertanding melawan Argentina setelah mereka juara Piala Dunia. Saya pikir kami adalah lawan pertama atau kedua mereka dalam ekshibisi itu. Sehingga hal tersebut jadi pengalaman hebat," ucapnya.
Baggott kini memasuki fase baru dalam karier klubnya setelah bergabung dengan Millwall yang tampil di Championship musim 2026/2027. Kepindahan tersebut menjadi bagian dari langkah pemain 23 tahun itu untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih besar.
Sebelumnya, Baggott masih terikat dengan Ipswich Town. Namun, dia mengungkapkan alasan dirinya tidak ingin terus berada dalam situasi minim kesempatan bermain bersama The Tractor Boys.
Baggott mengaku sempat mendapat informasi jika dirinya hanya menjadi bek tengah pilihan keempat di Ipswich Town. Kondisi tersebut membuat peluang tampil secara reguler semakin kecil.
"Saya tidak akan berbohong, situasi itu [membuat frustrasi]. Di awal tahun saya diberi tahu bahwa akan jadi bek tengah pilihan keempat. Bahkan mungkin hanya akan berlaga dalam enam, tujuh, delapan, sembilan, atau 10 pertandingan jelang musim berakhir," ucapnya.
Situasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Baggott untuk membuka lembaran baru bersama Millwall. Dia tentu membutuhkan menit bermain untuk terus berkembang sebagai bek tengah.
Perjalanan Baggott bersama Timnas Indonesia juga membuat kebutuhan bermain secara reguler menjadi penting. Sejak debut pada November 2021, dia telah mengumpulkan 27 penampilan bersama skuad Garuda.
Kini, Baggott membawa pengalaman dari Piala Asia 2023 dan pertandingan melawan Argentina ke petualangan barunya di Inggris. Millwall menjadi klub yang akan menjadi bagian penting dari langkah berikutnya dalam karier pemain berusia 23 tahun tersebut.
Bagi Baggott, memori membawa Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia 2023 tetap menjadi salah satu titik tertinggi dalam perjalanan internasionalnya. Sementara bersama Millwall, dia memiliki kesempatan untuk membangun kembali karier klub dengan target mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Editor: Reynaldi Hermawan