Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Emil Audero Kebobolan 4 Gol Kontra Fiorentina, Pelatih Cremonese Blak-blakan soal Masalah Tim
Advertisement . Scroll to see content

Emil Audero Berpotensi Dilatih Mantan Pelatih AC Milan

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:00:00 WIB
Emil Audero Berpotensi Dilatih Mantan Pelatih AC Milan
Davide Nicola terancam dipecat dari Cremonese setelah rentetan hasil buruk, Marco Giampaolo jadi kandidat kuat pengganti. (Foto: IG @ emil_audero)
Advertisement . Scroll to see content

CREMONA, iNews.id – Davide Nicola diambang pemecatan dari Cremonese setelah rentetan hasil buruk yang membuat tim terjerembap di zona degradasi Liga Italia 2025/2026.

Situasi semakin panas usai kekalahan telak 1-4 dari Fiorentina dalam laga terakhir. Hasil tersebut menjadi pukulan keras bagi tim yang diperkuat Emil Audero.

Laporan media Italia menyebut manajemen klub sudah mengambil langkah serius terkait masa depan Nicola. Evaluasi dilakukan segera setelah hasil memalukan di kandang sendiri.

“Sehari setelah kekalahan telak 1-4 di kandang dari ACF Fiorentina, pihak klub dikabarkan telah mengevaluasi masa depan pelatih asal Piemonte tersebut dan, menurut laporan terbaru, memutuskan untuk memberhentikannya dari jabatannya,” tulis Calcio Cremonese, dikutip Rabu (18/3/2026).

Kondisi ini membuat kursi pelatih Cremonese praktis tinggal menunggu waktu untuk berganti. Nama pengganti pun sudah mengerucut ke satu sosok berpengalaman di Serie A.

“Sebagai pengganti, nama Marco Giampaolo saat ini menjadi kandidat terdepan,” sambung laporan tersebut.

Marco Giampaolo Jadi Kandidat Terkuat

Marco Giampaolo bukan nama asing di sepak bola Italia. Dia pernah menangani sejumlah klub besar seperti Cagliari, Sampdoria, Empoli, Torino, hingga AC Milan.

Meski kariernya di AC Milan berlangsung singkat hanya tujuh pertandingan, pengalaman panjangnya di Serie A menjadi nilai tambah bagi Cremonese.

Selain itu, Giampaolo juga memiliki kedekatan dengan klub. Dia pernah melatih Cremonese pada musim 2014/2015, sehingga dinilai memahami karakter tim.

Saat ini, dia juga berstatus tanpa klub, membuat proses negosiasi berpotensi berjalan cepat jika manajemen resmi memecat Nicola.

Di sisi lain, performa buruk Cremonese menjadi alasan utama keputusan drastis ini. Dalam 15 pertandingan terakhir, tim gagal meraih kemenangan dengan rincian 11 kekalahan dan empat hasil imbang.

Catatan tersebut membuat Cremonese terperosok ke posisi ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin dari 29 pertandingan.

Jika situasi tidak segera berubah, peluang bertahan di Serie A semakin tipis. Pergantian pelatih pun dianggap sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan musim mereka.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut