Emil Audero Berpotensi Dilatih Mantan Pelatih AC Milan
CREMONA, iNews.id – Davide Nicola diambang pemecatan dari Cremonese setelah rentetan hasil buruk yang membuat tim terjerembap di zona degradasi Liga Italia 2025/2026.
Situasi semakin panas usai kekalahan telak 1-4 dari Fiorentina dalam laga terakhir. Hasil tersebut menjadi pukulan keras bagi tim yang diperkuat Emil Audero.
Laporan media Italia menyebut manajemen klub sudah mengambil langkah serius terkait masa depan Nicola. Evaluasi dilakukan segera setelah hasil memalukan di kandang sendiri.
“Sehari setelah kekalahan telak 1-4 di kandang dari ACF Fiorentina, pihak klub dikabarkan telah mengevaluasi masa depan pelatih asal Piemonte tersebut dan, menurut laporan terbaru, memutuskan untuk memberhentikannya dari jabatannya,” tulis Calcio Cremonese, dikutip Rabu (18/3/2026).
Emil Audero Dapat Rapor Merah! Cremonese Dihajar Fiorentina 1-4 di Liga Italia
Kondisi ini membuat kursi pelatih Cremonese praktis tinggal menunggu waktu untuk berganti. Nama pengganti pun sudah mengerucut ke satu sosok berpengalaman di Serie A.
“Sebagai pengganti, nama Marco Giampaolo saat ini menjadi kandidat terdepan,” sambung laporan tersebut.
Momen Bersejarah Emil Audero di Liga Italia Berujung Kritik dari Media Italia
Marco Giampaolo bukan nama asing di sepak bola Italia. Dia pernah menangani sejumlah klub besar seperti Cagliari, Sampdoria, Empoli, Torino, hingga AC Milan.
Emil Audero Kebobolan Dua Gol, Cremonese Tumbang 1-2 dari Lecce
Meski kariernya di AC Milan berlangsung singkat hanya tujuh pertandingan, pengalaman panjangnya di Serie A menjadi nilai tambah bagi Cremonese.
Selain itu, Giampaolo juga memiliki kedekatan dengan klub. Dia pernah melatih Cremonese pada musim 2014/2015, sehingga dinilai memahami karakter tim.
Emil Audero Blak-blakan Akui Petik Pelajaran dari AC Milan, Soroti 2 Hal
Saat ini, dia juga berstatus tanpa klub, membuat proses negosiasi berpotensi berjalan cepat jika manajemen resmi memecat Nicola.
Di sisi lain, performa buruk Cremonese menjadi alasan utama keputusan drastis ini. Dalam 15 pertandingan terakhir, tim gagal meraih kemenangan dengan rincian 11 kekalahan dan empat hasil imbang.
Catatan tersebut membuat Cremonese terperosok ke posisi ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin dari 29 pertandingan.
Jika situasi tidak segera berubah, peluang bertahan di Serie A semakin tipis. Pergantian pelatih pun dianggap sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan musim mereka.
Editor: Reynaldi Hermawan