Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand, Ini Prediksinya jika Ole Romeny Absen
Advertisement . Scroll to see content

Emil Audero Dapat Kabar Buruk jelang Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 05 Oktober 2026 - 13:36:00 WIB
Emil Audero Dapat Kabar Buruk jelang Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Emil Audero mendapat kabar buruk jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 (Foto: IG @emil_audero)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Kiper Timnas IndonesiaEmil Audero mendapat kabar buruk jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda dijadwalkan bentrok Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) malam. 

Jelang laga penting itu, Emil mendapat kabar kurang menyenangkan dari klubnya Rayo Vallecano. Stadion Rayo Vallecano dirusak oleh orang tak dikenal yang menerobos masuk dan mencoret-coret sejumlah bagian stadion, termasuk ruang khusus pejabat yang biasa ditempati presiden klub Raul Martin Presa.

Klub asal Spanyol yang berstatus finalis UEFA Conference League itu mengecam insiden tersebut melalui pernyataan di media sosial. Rayo Vallecano juga mengunggah foto-foto yang memperlihatkan grafiti dan kerusakan di Stadion Vallecas.

Insiden itu terjadi di tengah konflik berkepanjangan antara Presa dan kelompok suporter mengenai masa depan stadion. Perselisihan tersebut turut menyoroti kondisi fasilitas stadion yang dinilai memburuk.

Stadion Vallecas berkapasitas 14.708 penonton itu dinyatakan tidak aman untuk menggelar pertandingan oleh pihak berwenang sejak awal musim. Situasi tersebut berkaitan dengan perdebatan mengenai apakah Rayo Vallecano harus meninggalkan stadion tersebut.

Presa menilai kondisi stadion yang sudah usang membuatnya tidak layak digunakan. Sebaliknya, para suporter menyalahkan sang presiden karena dianggap membiarkan fasilitas stadion mengalami kerusakan.

Rayo Vallecano, yang berada di peringkat ke-12 klasemen La Liga, akhirnya bisa menggelar pertandingan di stadion mereka saat jeda internasional. Klub tersebut memainkan laga persahabatan melawan Cagliari pada Sabtu.

Namun, perhatian kemudian tertuju pada ruang VIP yang biasanya digunakan Presa. Area tersebut dilaporkan menjadi sasaran perusakan, dengan coretan dan gambar vandalisme menghiasi sejumlah bagian.

Salah satu grafiti yang terlihat berbunyi, “Presa Veta Ya”, yang berarti “Presa, mundur sekarang”. Rayo Vallecano mengecam aksi tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari kampanye pelecehan terhadap presiden klub dan keluarganya.

Klub itu juga melontarkan kritik kepada Mariano de Paco, pejabat bidang olahraga di Pemerintah Daerah Madrid. Dalam pernyataan resminya, Rayo Vallecano mempertanyakan bentuk kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dalam pengelolaan Stadion Vallecas.

Rayo Vallecano Sebut Ada Kampanye Intimidasi

Dalam pernyataan panjang yang dirilis melalui media sosial, Rayo Vallecano secara terbuka mengecam perusakan stadion dan menyampaikan tudingan mengenai intimidasi yang dialami Presa beserta keluarganya.

“Apakah ini kolaborasi publik-swasta yang diinginkan Menteri Olahraga untuk Stadion Vallecas?," tulis mereka.

“Rayo Vallecano secara terbuka mengecam terjadinya penyerangan terhadap Stadion Vallecas malam ini, markas sosial klub. Ruang pejabat telah dirusak dan dihancurkan, begitu pula fasad stadion kami yang terus-menerus menjadi sasaran," lanjut mereka.

“Gambar-gambar ini merupakan konsekuensi nyata dari kebencian yang ditanamkan dan menunjukkan bagaimana kolaborasi publik-swasta yang dibicarakan oleh Tuan Menteri dipahami.

“Ini merupakan satu lagi tindakan dalam kampanye pelecehan, pemerasan, dan intimidasi yang dialami presiden kami beserta keluarganya—dan sebagai dampaknya, seluruh Rayo Vallecano de Madrid—sejak 28 Juli.

“Rayo Vallecano de Madrid sudah lelah mengecam hasutan kebencian yang disertai ancaman melalui aksi vandalisme seperti ini, atau seperti yang dialami patung beruang dan pohon stroberi pada pekan ini.

“Tindakan-tindakan ini menjadi bukti nyata jika banyak orang mengharapkan kampanye pelecehan dan upaya menjatuhkan presiden klub berakhir dengan cara lain, bukan dengan penyelenggaraan Trofi Vallecas di stadion kami hari ini.

“Rayo Vallecano berhasil membuka kembali stadion tanpa adanya pekerjaan renovasi sama sekali dari Pemerintah Daerah Madrid, yang sebelumnya menyebut renovasi bisa berlangsung hingga enam bulan pada musim panas ini. Hal itu terjadi setelah Rayo Vallecano membuktikan kepatuhan penuh terhadap seluruh peraturan dan membantah laporan audit yang dinilai sangat keliru, yang dijadikan alasan untuk menangguhkan konsesi Stadion Vallecas.

“Inilah konsekuensi ketika pejabat publik bekerja sama dan hidup berdampingan dengan kelompok ultras.”

Rayo Vallecano kemudian menegaskan tidak akan mundur menghadapi tekanan tersebut. Klub juga memastikan Trofi Vallecas tetap digelar sesuai rencana meski stadion baru saja menjadi sasaran vandalisme.

“Dari Rayo Vallecano de Madrid, kami menyatakan kampanye pelecehan dan pemerasan yang dialami klub sejak 28 Juli tidak akan mengintimidasi kami. Hari ini, setelah tujuh tahun, Trofi Vallecas akan digelar sesuai rencana. Trofi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh lingkungan kami.

“Setelah itu, kami akan terus bekerja tanpa lelah untuk berusaha meraih, untuk pertama kalinya dalam sejarah entitas yang telah berusia lebih dari satu abad ini, musim keenam berturut-turut di divisi pertama.

“P.S.: Insiden ini sudah dilaporkan kepada pihak berwenang dengan menyertakan foto-foto tersebut. Pada Senin, laporan resmi akan diajukan dengan menyertakan rekaman kamera keamanan.

“Klub berharap tindakan akan diambil secara cepat dan tegas terhadap sesuatu yang kami anggap tidak dapat diterima, yakni penyerangan terhadap markas sosial kami.”

Rayo Vallecano menilai perusakan tersebut sebagai tindakan yang tidak bisa diterima dan meminta pihak berwenang menindaklanjuti kasus itu. Klub menyatakan akan menyerahkan rekaman kamera pengawas sebagai bagian dari laporan resmi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut