Erik ten Hag Akan Perbaiki Lini Belakang Man United, Wonderkid Ajax Siap Dibawa
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United terus berbenah menjelang musim 2022/2023. Kabarnya, pelatih anyar Manchester United, Erik ten Hag ingin menyertakan wonderkid Ajax Amsterdam, Jurrien Timber untuk memperbaiki lini belakang Red Devils -julukan Man United.
Pada musim ini, lini belakang Manchester United memang menjadi sorotan. Penampilan Harry Maguire dkk dianggap tidak memenuhi ekspektasi para penggemar, serta disinyalir menjadi penyebab kegagalan tim merengkuh gelar pada musim ini.
Untuk memperbaiki lini belakang, Ten Hag dikabarkan akan membawa anak asuhnya dari Ajax Amsterdam. Nama yang mencuat adalah Jurrien Timber. Bek Tengah berusia 20 tahun itu tampaknya akan menjadi solusi di lini belakang Red Devils.
Jurnalis sekaligus pakar transfer sepakbola Eropa, Fabrizio Romano mengatakan Ten Hag sudah berdiskusi dengan Manchester United mengenai hal ini. Tak hanya Timber, Pau Torres (Villarreal) juga masuk dalam radar transfer.
Tegas! Erik ten Hag Sodorkan 2 Tuntutan Tinggi untuk Ronaldo Dkk di Man United
“Manchester United kembali membahas Jurrien Timber secara internal dalam 48 jam terakhir,” ungkap Romano, dilansir dari akun twitternya (@FabrizioRomano), Rabu (25/5/2022).
Viral Edinson Cavani Acungkan Jari Tengah Usai Man United Keok, Ada Masalah Apa?
“Nama Timber (bersama Pau Torres) juga disebut-sebut dalam pertemuan pertama antara Manchester United dan Ten Hag, beberapa hari lalu,” sambungnya.
Timber sendiri merupakan salah satu bek andalan De Godenzonen -julukan Ajax Amsterdam- di musim ini. Bagaimana tidak, dia sudah mencatatkan 43 penampilan, plus tiga gol dan dua assist bersama Ajax di semua kompetisi.
De Gea: Erik Ten Hag Akan Jadi Juru Selamat Kebangkitan Man United
Tidak hanya itu, menurut WhoScored, Timber juga dikenal sebagai pemain yang kuat dalam tekel dan cerdik dalam urusan mengoper. Tak ayal, Timber bisa menjadi salah satu pilihan tepat untuk membenahi lini belakang Manchester United yang amburadul pada musim ini.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya