Erik ten Hag Murka Casemiro Diganjar Kartu Merah, Langsung Semprot Wasit
MANCHESTER, iNews.id – Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag murkan anak asuhnya Casemiro diganjar kartu merah saat timnya mengalahkan Crystal Palace 2-1 pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (4/2/2023) malam WIB. Dia menyemprot wasit yang memimpin pertandingan.
The Red Devils menang berkat gol Bruno Fernandes (7’) dan Marcus Rashford (62’). Namun, pada menit 70 mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Casemiro diusir oleh wasit karena mencekik leher Will Hughes di tengah keributan antar pemain dari kedua tim setelah pelanggaran keras yang dilakukan Jeffrey Schlupp pada Antony.
Setelah itu, Schlupp sukses menjebol gawang tim tuan rumah pada menit 76. Untungnya, Pasukan Manchester Merah berhasil bertahan dengan baik di menit-menit akhir pertandingan sehingga bisa mengamankan kemenangan meski tampil dengan 10 pemain saja.
Kendati menang, Ten Hag menilai keputusan wasit untuk mengeluarkan Casemiro seorang kurang tepat. Pasalnya, menurutnya banyak pemain lainnya dari tim lawan yang juga kelewat batas seperti gelandang bertahan Timnas Brasil itu. Bahkan, dia melihat sebenarnya Casemiro hanya berniat untuk menahan Hughes agar keributan itu tak semakin panas dan dia tak memiliki intensi untuk melukainya.
"Saya melihat dua tim saling bertarung. Saya melihat dua tim di mana beberapa pemain melewati batas dan satu pemain dipilih dan dikeluarkan. Bagi saya itu tidak benar,” kata Ten Hag dilansir dari BBC, Minggu (5/2/2023).
"Saat Anda melihatnya, Casemiro memang telah melewati batas. Tetapi lebih banyak pemain yang melewati batas. Ini tentang konsistensi (kepemimpinan wasit),” tambahnya.
Kegeraman pelatih asal Belanda itu sendiri muncul karena dari tayangan ulang terlihat Jordan Ayew juga memegang leher Fred dalam keributan tersebut. Alhasil, menurutnya pemain asal Ghana itu seharusnya juga diberi kartu merah oleh wasit.
"Pasti,” jawab Ten Hag ketika ditanya apakah Ayew juga pantas diganjar kartu merah.
Dengan begitu, Casemiro bakal menjalani larangan bermain dalam tiga pertandingan Liga Inggris. Itu artinya dia akan absen dalam dua laga kontra Leeds United dan Leicester City.
Pastinya absennya eks Real Madrid itu membuat Ten Hag harus memutar otak mencari penggantinya. Sebab, di tengah jadwal yang padat ini, walaupun sudah meminjam Marcel Sabitzer dari Bayern Munchen, Man United sudah kehilangan Cristian Eriksen dan Scott McTominay di lini tengah karena menderita cedera.
Kendati demikian, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu senang melihat anak buahnya membela satu sama lain dengan penuh semangat di atas lapangan. Menurutnya, itu menjadi salah satu tanda bahwa mereka terikat satu sama lain sebagai sebuah tim.
"Tim ini berdiri untuk satu sama lain. Ada semangat yang bagus dalam tim dan mereka tidak menerimanya ketika salah satu pemain kami bisa cedera parah,” pungkas juru taktik berusia 53 tahun itu.
Dengan hasil tersebut, Bruno Fernandes dan kolega berhasil naik ke posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 42 poin. Mereka menggeser Newcastle United yang hari ini ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United di St. James Park.
Editor: Reynaldi Hermawan