Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Joao Pedro Gagal ke Piala Dunia 2026, Curhatan Sedihnya Bikin Fans Brasil Tersentuh
Advertisement . Scroll to see content

Fans Bola Fanatik Berisiko Kena Serangan Jantung, Ini Penjelasannya

Minggu, 26 Januari 2020 - 17:45:00 WIB
Fans Bola Fanatik Berisiko Kena Serangan Jantung, Ini Penjelasannya
Kekecewaan suporter Timnas Brasil saat tim kesayangannya kalah 1-7 dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014 (Foto: Onestruggle)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menonton sepak bola bagi sebagian orang khususnya kaum adam merupakan kegiatan mengasyikan. Tapi siapa sangka, serangan jantung mengintai mereka saat menyaksikan tim kesayangannya berlaga.

Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan Universitas Oxford. Mereka mengambil kesimpulan bahwa serangan jantung bisa dialami seseorang yang sangat fanatik terhadap tim sepak bola.

Studi tersebut dilakukan saat Timnas Brasil dipermalukan Jerman dengan skor 1-7 pada semifinal Piala Dunia 2014 lalu. Sampel air liur diambil dari 40 suporter untuk menentukan kadar hormon kortisol dalam tubuh mereka. Setelah dilakukan penelitian, hormon kortisol seseorang sangat tinggi karena melihat tim kesayangannya main dan menderita kekalahan.

Peneliti menemukan hormon kortisol yang sangat tinggi pada para fans fanatik Brasil. Hormon kortisol yang meningkat menyebabkan pembuluh darah menyempit, tekanan darah tinggi, dan merusak jantung yang sudah lemah.

“Penggemar yang sangat menyatu dengan tim mereka, memiliki perasaan yang sangat kuat. Mereka mengalami respons stres fisiologis terbesar saat menonton pertandingan,” kata peneliti Dr Martha Newson kepada BBC.

“Penggemar yang lainnya juga mengalami stres tetapi tidak terlalu luar biasa seperti halnya suporter fanatik,” ujarnya.

Kekalahan tersebut memang bagai bencana bagi warga Brasil. Tak diperkuat Neymar Jr yang cedera, Tim Samba luluh lantah meladeni permainan agresif Jerman. Dalam 30 menit, lima gol sudah bersarang ke gawang Brasil kawalan Julio Cesar.

Karena kekalahan itu, banyak suporter merasa kecewa bahkan sampai menangis. Mereka tak menyangka tim kesayangannya dibantai begitu mudah.

“Itu adalah pertandingan yang mengerikan. Begitu banyak orang yang keluar dengan terisak-isak,” tutur Dr Martha.

Editor: Bagusthira Evan Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut