FFI Undang Federasi Futsal Asia ke Indonesia, Bahas 2 Topik Penting
JAKARTA, iNews.id – Federasi Futsal Indonesia mengundang federasi futsal Asia ke Indonesia bertepatan dengan Piala Asia Futsal 2026 untuk membahas kesepahaman dan blueprint pembangunan futsal Asia. Langkah ini menempatkan Indonesia sebagai pusat diskusi strategis futsal kawasan.
Piala Asia Futsal 2026 akan berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026. Turnamen tersebut digelar di Indonesia Arena dan Jakarta Velodrome dengan melibatkan 16 negara peserta.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia Michael Victor Sianipar menilai momentum Piala Asia 2026 tidak hanya soal pertandingan. Ajang ini dimanfaatkan sebagai forum besar mempertemukan pengambil keputusan futsal Asia.
Michael Victor Sianipar menyebut undangan tidak terbatas untuk tim peserta turnamen. Federasi futsal dari berbagai negara Asia juga dipanggil hadir guna membahas arah masa depan futsal kawasan.
“Satu hal yang menarik di Piala AFC ini, kami bukan hanya mendatangkan timnas-timnas 16 negara yang berkompetisi, tapi kami bahkan mengirimkan undangan khusus kepada para federasi futsalnya,” kata Michael Victor Sianipar dikutip, Selasa (27/1/2026).
Pertemuan federasi futsal Asia dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari 2026. Michael mengungkapkan belasan federasi telah mengonfirmasi kehadiran dan siap terlibat dalam diskusi strategis.
“Jadi, nanti tanggal 29 Januari itu akan ada pertemuan dengan para federasi futsal seluruh Asia dan sudah belasan yang mengkonfirmasi. Kenapa ini penting? Karena kita mau membicarakan juga bagaimana kita bisa menyusun kesepahaman dan blueprint untuk pembangunan futsal Asia, bukan hanya bicara negara ke negara saja,” ucapnya.
Michael menilai futsal Asia memiliki potensi besar, bukan hanya prestasi tetapi juga industri olahraga. Perkembangan pesat di berbagai negara menjadi modal kuat mendorong futsal ke level multisport.
“Kami mau mendorong kepada AFC, kepada tentu banyak pihak-pihak lain, Komite Olimpiade Asia, supaya event futsal di tingkat Asia bisa lebih banyak lagi. Dan kami punya impian bahwa futsal juga bisa masuk ke Asian Games dan tiba saatnya juga masuk ke dalam Olimpiade,” ucapnya.
Dia menegaskan upaya tersebut tidak bisa digerakkan satu negara saja. Kolaborasi lintas federasi Asia dinilai krusial agar futsal mendapat pengakuan lebih luas.
“Setidaknya di lingkup Asia dulu. Momen Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia ini adalah momen yang sangat penting untuk mendorong gerakan-gerakan seperti ini, memajukan futsal di tingkat Asia,” katanya.
Dengan inisiatif ini, Indonesia tidak hanya berperan sebagai tuan rumah turnamen, tetapi juga penggerak arah dan visi futsal Asia ke level yang lebih tinggi.
Editor: Reynaldi Hermawan