Gaji Pemain dan Staf Ditunggak, PSM Makassar Mogok Latihan Jelang Hadapi Bhayangkara FC
PAREPARE, iNews.id – PSM Makassar mogok latihan sejak laga terakhir menghadapi Persib Bandung di Liga 1 2023-2024. Gaji lima pemain PSM Makassar belum dibayar pihak manajemen klub.
PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC d Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/12/2023). Hanya saja, rupanya pemain belum berlatih sejak laga terakhir kontra Persib pada Senin (4/12/2023) silam.
Penyebabnya adalah persoalan gaji yang masih ditunggak. Ini bukan kali pertama PSM menunggak gaji. Karena sebelumnya juga pernah terjadi, sehingga pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, sempat melelang barangnya.
Oleh sebab itu, Tavares sangat mengharapkan dukungan para suporter di laga nanti. Selain untuk membantu ekonomi klub, dukungan pemain ke-12 amat berarti dalam meningkatkan moral pemain.
Jadwal PSM Makassar vs Hai Phong Malam Ini Live iNews TV, Kick Off Jam Berapa?
“Oleh karena itu saya sampaikan kepada seluruh suporter untuk datang mendukung, kami tidak berlatih sejak menghadapi Persib,” kata Tavares, Jumat (8/12/2023).
PSM Makassar Vs Hai Phong di AFC Cup 2023 Malam Ini, Live iNews
“Dukungan kalian sangat kami harapkan, apalagi ini laga terakhir di Parepare. Jadi saya harap suporter mendukung kami untuk dua alasan, yakni membantu finansial klub dan memberi dukungan kepada tim,” ujarnya.
Tak hanya pemain, manajemen klub juga belum membayar gaji staf mereka. Selain itu, gaji pemain dan staf juga sudah ditunggak cukup lama, hingga beberapa bulan terakhir.
“PSM punya masalah finansial, pemain kami ada yang belum digaji, bahkan ada pemain yang belum digaji selama tiga bulan, dan staf lima bulan, masalah ini menghancurkan tim,” tutur Tavares.
“Padahal pemain sudah berjuang mati-matian di lapangan tapi hak mereka tidak diberikan, jadi bayangkan klub membayar gaji kepada beberapa orang, tapi beberapa yang lain tak diberikan, apa yang kami alami membuat saya sedih, harusnya tidak berlarut,” ucapnya.
“Ini situasi buruk yang tidak membantu tim, para pemain dengan gaji yang terlambat, dan juga staf, ini tidak terlalu bagus, lingkungan ini tidak bagus,” tandasnya.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan