Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vinicius Jr Kena Skorsing 4 Pertandingan, Absen Lawan Barcelona di El Clasico
Advertisement . Scroll to see content

Gasperini Minta AS Roma Belanja Pemain Lagi, Singgung Kekalahan Menyakitkan dari Real Madrid

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:00:00 WIB
Gasperini Minta AS Roma Belanja Pemain Lagi, Singgung Kekalahan Menyakitkan dari Real Madrid
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini. (Foto: UEFA)
Advertisement . Scroll to see content

ROMA, iNews.id – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, meminta manajemen klub kembali mendatangkan pemain baru untuk memperkuat skuad. Dia menilai kedalaman tim saat ini belum cukup untuk menghadapi jadwal padat di tiga kompetisi, terutama setelah badai cedera menghantam sejumlah pemain penting.

Permintaan Gasperini muncul menjelang pertandingan Liga Italia melawan Genoa di Stadion Olimpico, Sabtu (17/10/2026). Roma menghadapi situasi sulit setelah kehilangan lima pemain yang biasa menghuni susunan starter, termasuk Paulo Dybala dan Manu Kone.

Kedua pemain tersebut mengalami cedera ketika Roma menelan kekalahan dramatis 3-4 dari Real Madrid pada pertandingan Liga Champions 2026-2027, Rabu (14/10/2026). Kondisi itu semakin membatasi pilihan Gasperini untuk melakukan rotasi di tengah jadwal pertandingan yang semakin padat.

Ketika ditanya apakah Roma membutuhkan tambahan pemain melalui bursa transfer, Gasperini memberikan jawaban tegas. Dia mengakui skuadnya harus diperkuat, meskipun perekrutan pemain baru tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Ya, tetapi kami tidak bisa melakukan apa pun mengenai hal itu hari ini. Jika saya mengatakannya pada Agustus, orang-orang akan menganggap saya mengeluh," kata Gasperini, dikutip dari Football Italia, Jumat (16/10/2026).

Menurut Gasperini, klub yang tampil di kompetisi Eropa membutuhkan jumlah pemain lebih banyak untuk menghadapi tuntutan pertandingan modern. Kedalaman skuad menjadi kebutuhan penting karena pemain harus tampil dalam beberapa pertandingan hanya dalam rentang waktu singkat.

"Dengan jadwal saat ini, tim yang bersaing di Eropa harus memainkan begitu banyak pertandingan sehingga kedalaman skuad sangat penting," ujarnya.


Gasperini Siapkan Pemain Akademi Jadi Solusi Darurat

Gasperini mengungkapkan Roma akan menjalani pertandingan ketiga dalam tujuh hari ketika menghadapi Genoa. Setelah itu, mereka kembali bertanding pada Selasa (20/10/2026), yang menjadi laga keempat hanya dalam sepuluh hari.

Situasi tersebut membuat Gasperini harus mencari solusi agar Roma tetap kompetitif. Dia bahkan membuka peluang memberikan debut kepada pemain dari tim Primavera karena pilihan pengganti di beberapa posisi sangat terbatas.

"Kami tidak akan pernah hanya memiliki sepuluh pemain. Kami akan mempromosikan pemain dari akademi," kata Gasperini.

Pelatih berusia 68 tahun itu menegaskan seluruh pemain harus siap menghadapi perubahan tuntutan sepak bola modern. Dia meminta para pemain muda meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan kesempatan ketika mendapat kepercayaan tampil bersama tim utama.

"Sepak bola telah berubah. Kami harus beradaptasi atau menanggung konsekuensinya. Kami perlu meningkatkan level semua pemain, termasuk pemain muda yang harus membantu kami mengalahkan Genoa," ucapnya.

Gasperini memastikan Castro dan Rodrigo Mora akan mendapatkan kesempatan tampil menghadapi Genoa. Khusus Castro, dia diproyeksikan menggantikan Donyell Malen yang harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.

"Castro merupakan pemain berkualitas. Dia sudah tampil baik di liga kami dan besok menjadi kesempatan besar untuknya," ujar Gasperini.

Di lini tengah, Gasperini mempertimbangkan perubahan posisi Lorenzo Pellegrini agar bermain lebih ke belakang. Sementara Bryan Cristante diharapkan pulih saat Roma menghadapi Napoli atau pertandingan berikutnya.

Gasperini juga memberikan perhatian terhadap kondisi fisik Marten de Roon dan Pellegrini. Dia menilai De Roon masih memiliki kebugaran yang baik meski usianya tidak muda lagi, sedangkan Pellegrini membutuhkan waktu bermain untuk mengembalikan kondisi setelah menjalani operasi dan absen selama beberapa bulan.


Kekalahan dari Real Madrid Perlihatkan Tantangan Roma

Desakan Gasperini untuk memperkuat skuad datang setelah Roma kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata ketika menghadapi Real Madrid.

Roma sempat memimpin 3-1 hingga menit ke-83. Namun, tiga gol Real Madrid melalui Carlos Espí, Endrick dan Antonio Rüdiger dalam tujuh menit terakhir membuat tim asuhan Gasperini akhirnya kalah 3-4. 

Gasperini menolak menganggap kekalahan tersebut semata-mata disebabkan penurunan stamina. Menurut dia, tiga gol dari situasi bola mati merupakan kejadian tidak biasa yang harus segera dievaluasi.

"Apa yang terjadi melawan Real Madrid merupakan anomali, tiga gol dari situasi bola mati. Setelah itu, setiap orang bebas menafsirkannya sesuai pandangan masing-masing," kata Gasperini.

Dia menilai persoalan mental juga menjadi faktor penting. Para pemain kehilangan respons yang diperlukan setelah Real Madrid memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3, sehingga lawan berhasil memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan.

"Pukulan psikologis muncul ketika skor menjadi 3-2. Kami harus memperbaikinya. Tim ini tidak boleh merasa harus selalu memenangkan Liga Champions, liga, atau apa pun," ujarnya.

Gasperini mengingatkan Roma pernah berhasil menentukan kemenangan pada menit-menit akhir ketika menghadapi Parma dan Atalanta. Sebaliknya, situasi serupa justru merugikan timnya saat bertemu Inter Milan, Juventus, serta Real Madrid.

Meski kecewa, Gasperini meminta pemain segera mengalihkan fokus ke Genoa. Pertandingan tersebut juga menjadi momen kembalinya Daniele De Rossi ke Stadion Olimpico sebagai pelatih lawan.

"Besok kami membutuhkan kekuatan, keyakinan, dan energi. Kami kembali ke liga sebagai salah satu tim papan atas. Kami akan memiliki semangat, mentalitas, dan energi untuk berusaha menang," tuturnya.

Bagi Gasperini, pertandingan melawan Genoa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan Roma mengatasi keterbatasan pemain. Namun, untuk menghadapi persaingan panjang di Liga Italia, Liga Champions, dan kompetisi lainnya, dia tetap menilai tambahan pemain menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut