Gawat! Egy dan Witan Terancam Merosot ke Liga 3 Slovakia, Ada Masalah Apa?
SENICA, iNews.id – Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman terancam merosot ke Liga 3 Slovakia. Sebab klub mereka FK Senica tengah terlilit utang.
Dilansir Sport Aktuality, Senin (14/3/2022), utang FK Senica berkisar 1 juta euro atau sekira Rp15 miliar. Utang itu diakibatkan sejumlah keputusan buruk dan buruknya pengelolaan keuangan para direksi klub.

Tentunya hukuman itu bakal menjadi pukulan berat bagi Egy dan Witan. FK Senica kini diburu waktu untuk segera menyelesaikan masalah utang sebelum ancaman sanksi berat tersebut menjadi kenyataan.
Hasil German Open 2022: Libas Duo China, Ganda Malaysia Anak Didik Rexy Mainaky Juara!
Jika tidak segera diselesaikan, klub berjuluk Zahoraci itu terancam tidak bisa mendapatkan lisensi untuk musim depan. Adapun klub harus mengirimkan sejumlah dokumen ke komisi lisensi paling lambat 1 April 2022 mendatang.
Hasil Chelsea Vs Newcastle: Kai Havertz Pahlawan The Blues
Tanpa lisensi untuk musim depan, mereka tidak bisa berlaga di kasta teratas Liga Slovakia. Mirisnya, FK Senica justru terancam turun kasta ke Liga kasta ketiga. Pelatih klub, Pavel Sustr, pun sempat mengeluhkan situasi ini.
“Jika (pengurusan lisensi) gagal, klub mungkin akan menghilang. Jika tidak ada lisensi, tim utama, tim usia muda, ada apa di sini (Senica)? Apa yang akan dilakukan anak-anak dari (kota) Senica dan sekitarnya?” ujar sang pelatih baru-baru ini.
Hasil Persikabo Vs Persija: Makan Konate Menggila, Macan Kemayoran Berpesta

Masalah ini diharapkan segera selesai dalam waktu dekat. Dengan demikian, klub bisa meraih lisensi sebagai syarat untuk berlaga di kasta teratas Liga Slovakia musim depan.
Adapun dua pemain asal Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, diharapkan tetap fokus menampilkan performa terbaik dan tidak terpengaruh dengan masalah klub yang sedang terjadi. Kedua pemain tersebut kerap mendapat kepercayaan mengisi starting XI Senica.
Hasil German Open 2022: Ganda China Chen/Jia Juara usai Susah Payah Kalahkan Stoeva Bersaudara
Editor: Reynaldi Hermawan