Giovanni Savarese Waspadai Invasi Bobotoh di Australia, Fans Persib Bisa Dominasi AAMI Park
MELBOURNE, iNews.id - Pelatih Melbourne Victory, Giovanni Savarese, tidak mempermasalahkan potensi ribuan Bobotoh memadati AAMI Park saat timnya menjamu Persib Bandung pada lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026-2027, Rabu (4/11/2026). Dia bahkan mengaku sudah terbiasa menghadapi pertandingan ketika timnya tidak mendapat dukungan suporter sebanyak lawan.
Melbourne Victory akan menghadapi Persib pada matchday keempat ACL Two. Klub Australia tersebut membawa misi membalas kekalahan 0-2 dari Maung Bandung pada pertemuan pertama di Bandung.
Namun, perhatian menjelang pertandingan bukan hanya tertuju pada persaingan kedua tim di lapangan. Potensi kehadiran suporter Persib dalam jumlah besar di AAMI Park juga menjadi salah satu hal yang disorot.
Kekhawatiran itu muncul setelah melihat perbedaan jumlah penonton Melbourne Victory dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Saat menjamu klub Korea Selatan, FC Seoul, jumlah suporter yang hadir di stadion hanya mencapai 2.198 orang.
Angka tersebut jauh di bawah jumlah penonton ketika Melbourne Victory bertandang ke markas Persib di Bandung. Pada pertandingan tersebut, sebanyak 15.496 penonton tercatat hadir langsung menyaksikan duel kedua tim.
Perbedaan jumlah penonton itu membuka peluang Bobotoh memberikan dukungan besar kepada Persib di Australia. Kehadiran mereka bahkan berpotensi membuat atmosfer AAMI Park lebih ramai oleh pendukung tim tamu.
Savarese berharap suporter Melbourne Victory tetap memenuhi stadion untuk memberikan dukungan kepada timnya. Dia menilai klub memiliki basis penggemar yang sangat baik dan menginginkan sebanyak mungkin pendukung datang pada pertandingan penting tersebut.
"Tentu saja kami ingin penggemar kami mendukung kami dalam pertandingan besar ini. Kami memiliki basis penggemar yang sangat baik. Semoga sebanyak mungkin penggemar bisa datang ke stadion."
Meski mengharapkan dukungan penuh publik tuan rumah, Savarese tidak terkejut dengan potensi kehadiran Bobotoh dalam jumlah besar. Pelatih asal Venezuela itu memahami besarnya kecintaan suporter Persib terhadap klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
"Kedatangan mereka [Persib] dan kehadiran penggemar mereka sendiri bukanlah hal yang mengejutkan. Kami tahu mereka sangat mencintai tim mereka," ucap Savarese seperti dilansir News.
Dia juga mengenang sambutan suporter Persib ketika Melbourne Victory bertanding di Bandung. Menurut Savarese, atmosfer yang tercipta saat itu tidak menunjukkan permusuhan, melainkan pengalaman positif bagi timnya.
"Mereka sangat ramah kepada kami saat kami berada di sana [Bandung]. Suasananya tidak bermusuhan, melainkan suasana yang menyenangkan yang juga memotivasi kami untuk menjadi bagian darinya."
Savarese mengaku pernah berada dalam situasi serupa sepanjang kariernya sebagai pemain maupun pelatih. Dia tidak asing dengan kondisi ketika tim yang dibelanya justru berstatus sebagai pihak yang kurang diunggulkan, termasuk saat bermain di kandang sendiri.
"Sebagai pemain dan pelatih, saya pernah berada dalam situasi di mana, bahkan di kandang sendiri, kami adalah tim yang tidak diunggulkan atau tim yang tidak memiliki banyak penggemar," ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan Savarese tidak ingin menjadikan potensi dominasi Bobotoh sebagai alasan bagi Melbourne Victory kehilangan fokus. Dia tetap berharap dukungan publik tuan rumah bisa membantu timnya memburu kemenangan sekaligus membalas kekalahan dari Persib pada pertemuan pertama.
Editor: Reynaldi Hermawan