Hasil Babak 1: Serangan Buntu, Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia Tanpa Gol
VIENTIANE, iNews.id - Timnas Indonesia U-20 harus puas bermain imbang 0-0 melawan Malaysia U-20 pada babak pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 di Stadion New National Lao, Vientiane, Senin (31/8/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal setelah wasit Mohamed Khaled meniup peluit kick-off. Kedua tim tampil dengan warna kebanggaan masing-masing, Indonesia mengenakan seragam merah-merah, sedangkan Malaysia memakai kostum kuning-kuning.
Indonesia langsung mencoba memberikan tekanan melalui permainan dari sisi sayap. Namun, Malaysia mampu menjaga organisasi pertahanannya sehingga sejumlah serangan Garuda Nusantara belum menghasilkan peluang bersih.
Peluang pertama Indonesia sebenarnya hadir ketika pertandingan baru berjalan kurang dari tiga menit. Theodore Evan Leeming terjatuh di dalam kotak penalti Malaysia setelah mendapat gangguan dari pemain lawan.
Namun, wasit tidak menunjuk titik putih. Insiden tersebut dinilai bukan pelanggaran sehingga permainan kembali dilanjutkan tanpa penalti untuk Indonesia.
Memasuki 15 menit pertama, kedua tim terlibat jual beli serangan. Indonesia lebih sering mencoba membangun ancaman melalui umpan-umpan panjang dari sektor sayap untuk membuka pertahanan Malaysia.
Malaysia merespons dengan pendekatan berbeda. Tim berjuluk Harimau Malaya itu mengandalkan kombinasi umpan pendek cepat untuk mencari celah di pertahanan Indonesia.
Beberapa kali lini belakang Indonesia sempat berada dalam tekanan. Namun, Putu Panji dan rekan-rekan mampu menjalankan transisi negatif dengan cukup baik sehingga serangan Malaysia tidak berkembang menjadi peluang berbahaya.
Setelah pertandingan melewati 30 menit, kendali permainan mulai berada di tangan Indonesia U-20. Tim asuhan Nova Arianto semakin nyaman menguasai bola dan mencoba membangun serangan melalui skema dari lini belakang.
Indonesia mulai menerapkan build up play untuk menarik pemain Malaysia keluar dari area pertahanan. Cara tersebut membuat Garuda Nusantara lebih banyak menguasai bola menjelang akhir babak pertama.
Setelah water break, Indonesia memperoleh peluang melalui situasi lemparan ke dalam. Fabio Azkairawan mengambil lemparan jauh yang langsung diarahkan ke area gawang Malaysia.
Arkhan Kaka menyambut bola tersebut dengan tandukan. Namun, arah sundulannya masih tepat menuju penjaga gawang Malaysia sehingga peluang tersebut belum mampu mengubah skor.
Tekanan Indonesia berlanjut pada menit ke-35. Reno Salampessy mencoba memecah kebuntuan lewat tembakan spekulatif dari luar kotak penalti.
Namun, bola hasil tendangan Reno masih melambung cukup tinggi di atas mistar gawang Malaysia.
Dua menit kemudian, giliran Theodore Evan Leeming memperoleh kesempatan. Sayangnya, peluang pemain Persis Solo tersebut belum menghasilkan gol.
Indonesia kembali memberikan ancaman pada menit ke-42. Muhammad Ibrah Ardiansyah melepaskan tembakan keras dari sisi kiri setelah mendapatkan ruang untuk melakukan percobaan.
Sepakan Ibrah mengarah tepat ke gawang, tetapi penjaga gawang Malaysia masih mampu melakukan penyelamatan. Bola kemudian keluar dan menghasilkan sepak pojok untuk Indonesia.
Pada menit-menit terakhir babak pertama, Indonesia semakin menguasai pertandingan. Garuda Nusantara mampu menekan dan membuat Malaysia lebih banyak bertahan di area sendiri.
Meski terus mengurung pertahanan lawan, Indonesia belum mendapatkan peluang emas yang benar-benar mampu menaklukkan kiper Malaysia. Organisasi lini belakang Malaysia masih cukup solid untuk menjaga gawang mereka tetap aman.
Hingga Mohamed Khaled meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol yang tercipta. Indonesia U-20 dan Malaysia U-20 pun memasuki ruang ganti dengan skor sementara 0-0.
Indonesia masih memiliki 45 menit berikutnya untuk memecahkan kebuntuan. Dengan penguasaan permainan yang semakin meningkat menjelang turun minum, Nova Arianto harus menemukan cara agar dominasi tersebut berubah menjadi gol.
Susunan Pemain
Indonesia U-20: Dafa Al Gasemi (PG); Muhammad Ibrah Ardiansyah, Putu Panji, Muhammad Algazani Dwi; Amar Brkic, Muhammad Isfandyar Abdullah, Nazriel Alvaro, Fabio Azkairawan; Reno Salampessy, Akhan Kaka, Theodore Evan Leeming.
Malaysia U-20: Faez Iqhwan (PG); Adam Mustaqim, Aisy Aqasha, Muhammad Amar Imran, Adam Hakimi, Muhammad Ariel Husainy; Muhammad Arsyad, Muhammad Arif Aiman, Tengku Hasyri; Izzuddin Afif, Muhamad Zarul Aidid.
Editor: Reynaldi Hermawan