Hasil Malaysia Masters 2023: Sengit! Prannoy Juara usai Taklukkan Weng Hong Yang
KUALA LUMPUR, iNews.id – Tunggal putra India, Prannoy H S, juara Malaysia Masters 2023. Dia menaklukkan wakil China, Weng Hong Yang, 21-19, 13-21 dan 21-18 di Axiata Arena, Minggu (28/5/2023) malam WIB.
Pada gim pertama, baik Prannoy dan Weng bersaing begitu ketat, sehingga kedudukan sempat sama kuat, 3-3.
Prannoy dan Weng lalu saling susul perolehan angka. Walau demikian, dapat menemukan celah sehingga merebut keunggulan pada interval pertama dengan skor 11-10.
Momentum tersebut berusaha dimaksimalkan Prannoy. Dia bahkan dapat memperlebar keunggulan menjadi 15-12. Namun, Weng bangkit secara perlahan dan membuat kedudukan sama kuat, 16-16.
Hasil Malaysia Masters 2023: Baek/Lee Juara usai Bertarung Sengit Lawan Tan/Thinaah
Meski begitu, Prannoy dapat segera menemukan kembali ritmenya. Dia memaksa Weng membuat kesalahan dan merebut keunggulan 19-16. Dia terus melaju dan merebut gim pertama, 21-19.
Pada gim kedua, Weng berusaha untuk bangkit. Dia lalu mencoba tampil agresif pada awal fase, dan mencuri keunggulan 4-0. Meski begitu, Prannoy dapat segera menyamakan kedudukan 5-5.
Hasil Final Malaysia Masters 2023: Akane Yamaguchi Juara, Gregoria Mariska Jadi Runner Up
Belum menyerah, Weng berusaha untuk memberikan pukulan yang sulit dikembalikan. Keadaan tersebut membuatnya dapat memimpin pada interval kedua, dengan skor 11-9.
Dechapol/Sapsiree Juara Malaysia Masters 2023 usai Kalahkan Duo China
Weng dapat melanjutkan momentum tersebut. Dia bahkan dapat membuat Prannoy mati langkah, untuk memperlebar keunggulan, menjadi 16-10. Dia mampu melanjutkan permainan untuk merebut gim kedua, dengan skor 21-13.
Persaingan yang ketat kemudian terjadi pada gim ketiga. Baik Prannoy dan Weng saling jual beli serangan melalui reli panjang. Keadaan tersebut membuat kedudukan sempat sama kuat, 2-2.
Mantap! Bek Timnas Indonesia Sandy Walsh Latihan di Spanyol Jelang Lawan Palestina dan Argentina
Meski begitu, Weng dapat menguasai jalannya pertandingan. Dia lalu merebut keunggulan 8-5. Walau demikian, Prannoy terus memberikan perlawanan, sehingga sanggup membuat skor imbang, 10-10.
Setelah itu, Prannoy dan Wang kembali bersaing ketat dan menjalani reli panjang. Prannoy kemudian mampu memimpin ketika mencapai interval ketiga dengan kedudukan tipis 11-10.
Kedua pemain tersebut lalu melanjutkan persaingan yang berlangsung beberapa lama. Prannoy kemudian dapat menjaga jarak dan unggul 16-13. Tetapi, Weng terus memberi tekanan.
Keadaan tersebut mengakibatkan Weng sukses membuat kedudukan kembali imbang, menjadi 18-18. Namun, prannoy dapat segera bangkit, sehingga menyudahi laga dalam tempo 1 jam 34 menit dengan skor 21-16.
Editor: Reynaldi Hermawan