Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wonderkid 18 Tahun Borussia Dortmund Masuk Skuad Italia vs Turki, 7 Pemain Dicoret
Advertisement . Scroll to see content

Hasil UEFA Nations League: Prancis Comeback Hancurkan Belgia, Italia Hajar Turki 

Selasa, 06 Oktober 2026 - 05:00:00 WIB
Hasil UEFA Nations League: Prancis Comeback Hancurkan Belgia, Italia Hajar Turki 
Winger Prancis Michael Olise (11) merayakan golnya ke gawang Belgia pada lanjutan UEFA Nations League 2026-2027 di Stade de France, Paris, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (Foto: UEFA)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id – Timnas Prancis melakukan comeback luar biasa untuk menghancurkan Belgia 4-1 pada lanjutan UEFA Nations League 2026-2027. Les Bleus mencetak empat gol dalam 14 menit pada pengujung pertandingan setelah sempat tertinggal hingga menit ke-76.

Kemenangan di Stade de France, Selasa (5/10/2026) dini hari WIB, sekaligus memperpanjang statistik awal impresif Zinedine Zidane sebagai pelatih Prancis. Dia kini mengemas tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat pertandingan pertamanya bersama Les Bleus.

Kedua tim sama-sama memberikan kesempatan debut kepada penjaga gawang mereka. Guillaume Restes langsung mendapat ujian ketika menggagalkan tembakan jarak jauh Romelu Lukaku. Di kubu Timnas Belgia, Maarten Vandevoordt berani keluar dari sarangnya untuk menghentikan pergerakan Bradley Barcola.

Prancis menguasai bola dalam waktu lama, tetapi pertahanan Belgia disiplin menutup ruang. Nicolas Raskin memblok tembakan Eduardo Camavinga, sebelum pemain Belgia itu mendapat peluang di sisi lain melalui sundulan dari umpan Dodi Lukebakio yang masih melambung.

Esteban Lepaul kemudian melepaskan tembakan sambil berputar yang tepat mengarah kepada Vandevoordt. Upaya berikutnya melebar, sedangkan Lukebakio gagal memaksimalkan kesempatan dari situasi sepak pojok.

Belgia justru memecah kebuntuan pada menit ke-35. Umpan akurat Romeo Lavia membelah pertahanan Prancis dan membebaskan Lukebakio. Pemain sayap tersebut menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Setan Merah unggul 1-0. Hans Vanaken kemudian ikut menjaga keunggulan Belgia dengan memblok tembakan Ousmane Dembele.


Pergantian Pemain Zidane Ubah Pertandingan

Situasi belum banyak berubah selepas jeda. Lavia menggagalkan percobaan Manu Kone, sedangkan Dembele melepaskan tembakan melebar ketika mendapat tekanan Joaquin Seys. Pertahanan rapat Belgia bahkan membuat Maxence Lacroix mencoba peruntungan dari jarak sangat jauh, tetapi bola bergulir melebar.

Lavia kemudian menerima kartu kuning yang membuat dia harus absen pada pertandingan berikutnya. Melihat serangan Prancis menemui jalan buntu, Zidane mengambil keputusan penting dengan melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-60. Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan.

Michael Olise langsung memberikan ancaman. Satu percobaannya dihentikan Vandevoordt, sedangkan tembakan lainnya berhasil diblok. Rayan Cherki juga nyaris mencetak gol lewat tendangan melengkung yang ditepis ke luar lapangan.

Tekanan Prancis semakin besar. Tembakan first-time Barcola dibelokkan Nathan Ngoy hingga hanya melebar tipis. Pertahanan Belgia akhirnya runtuh pada menit ke-77 ketika Lucas Da Cunha memberikan bola kepada Desire Doue. Dia melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti menuju sudut bawah untuk menyamakan skor 1-1.

Hanya tiga menit berselang, Prancis berbalik unggul. Cherki menyambar umpan tarik Olise dan tembakannya tetap masuk meski Vandevoordt sempat menyentuh bola. Gol tersebut membuat momentum sepenuhnya berpindah ke tangan tuan rumah.

Olise kemudian mengambil alih panggung. Pemain Bayern Munchen tersebut mencetak gol ketiga Prancis sebelum kembali menjebol gawang Belgia setelah mendapat dukungan dari permainan impresif Doue. Empat gol dalam 14 menit membuat Prancis mengubah ketertinggalan 0-1 menjadi kemenangan telak 4-1. Olise menutup pertandingan dengan dua gol dan satu assist.

Hasil tersebut membuat Prancis belum terkalahkan di Grup A1 dan berada di puncak klasemen. Les Bleus unggul tiga poin atas Italia yang naik ke posisi kedua, sementara Belgia turun ke urutan ketiga.


Italia Hajar Turki 3-1 di Bologna

Pada laga lainnya, Timnas Italia ikut memanaskan persaingan Grup A1 setelah menaklukkan Turki 3-1 di Stadio Renato Dall'Ara, Bologna. Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Gli Azzurri dalam 16 pertemuan melawan Turki dengan torehan 12 kemenangan dan empat hasil imbang.

Timnas Turki sebenarnya tampil agresif sejak awal. Ozan Kabak melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan. Kiper Italia tersebut kembali bekerja untuk menggagalkan peluang Salih Ozcan dan Yunus Akgun.

Italia sempat mengira sudah unggul ketika Gianluca Scamacca lolos menuju gawang dan menaklukkan Ugurcan Cakir. Gol tersebut dianulir karena Scamacca lebih dulu berada dalam posisi offside.

Scamacca akhirnya benar-benar membawa Italia memimpin pada menit ke-26. Dia menyambar umpan Giovanni Di Lorenzo dengan tendangan voli keras yang menghantam bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang. Itu menjadi gol kedua Scamacca bersama Timnas Italia.

Turki meningkatkan tekanan pada babak kedua. Aral Simsir sempat melewati Donnarumma, tetapi gagal mendapatkan posisi ideal untuk menembak sebelum sang penjaga gawang kembali ke posisinya. Di sisi lain, Cakir menggagalkan peluang Issa Doumbia dari jarak dekat menggunakan kakinya.

Turki akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Zeki Celik mengirim bola yang diteruskan Eren Elmali ke tiang jauh. Simsir berada di posisi tepat untuk menyelesaikannya menjadi gol internasional pertamanya.

Italia hanya membutuhkan sekitar empat menit untuk kembali unggul. Tendangan bebas Nicolo Barella diarahkan ke tiang jauh dan disambut Riccardo Calafiori dengan sundulan melewati jangkauan Cakir. Gol tersebut menjadi gol pertama Calafiori untuk tim nasional senior Italia.

Turki berusaha mengejar dan Ozcan sempat melepaskan tembakan keras, tetapi Donnarumma kembali menjadi penyelamat Italia. Gli Azzurri kemudian memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lawan untuk melancarkan serangan balik.

Francesco Pio Esposito memastikan kemenangan Italia pada menit ke-87. Pemain pengganti tersebut menyelesaikan umpan Alessandro Romano untuk mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus menutup perlawanan Turki.

Kemenangan tersebut membawa Italia naik ke posisi kedua Grup A1 sekaligus mencatat kemenangan kelima dari tujuh pertandingan kandang terakhir. Sebaliknya, Turki masih tanpa poin setelah empat pertandingan dan terancam terdegradasi ke League B. Italia kini berada di belakang Prancis dalam persaingan menuju fase berikutnya.


Hasil Lengkap UEFA Nations League 2026-2027

Selasa (6/10/2026)

League A

Prancis 4
Belgia 1

Italia 3
Turki 1


League B

Bosnia 1
Polandia 0

Irlandia Utara 0
Georgia 0

Rumania 0
Swedia 1

Ukraina 1
Hungaria 2


League C

Montenegro 0
Armenia 0

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut