Head to Head Timnas Indonesia Vs Filipina, Tim Garuda Pernah Menang 12-0
JAKARTA, iNews.id – Head to head Timnas Indonesia vs Filipina akan dibahas di artikel ini. Kedua tim akan bentrok pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah melewati putaran pertama, Tim Garuda akan bertarung di putaran kedua. Di fase tersebut, pasukan Shin Tae-yong berada di Grup F bersama Irak, Vietnam dan Filipina.
Indonesia akan bertemu Filipina pada laga kedua di Rizal Memorial Stadium pada 21 November 2023. Kemudian, kedua tim akan kembali bertemu pada matchday terakhir grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 11 Juni 2024.
Menurut 11v11.com, Timnas Indonesia telah 25 kali bertrok dengan Filipina. Sejarah mencatat, Tim Garuda lebih dominan ketimbang lawan berjuluk Azkals itu dengan 20 kemenangan, 4 kali seri dan hanya sekali kalah.
Timnas Indonesia Tanpa Agenda Uji Coba Sebelum Jumpa Irak, Ada Masalah Apa?
Pertemuan pertama Indonesia vs Filipina terjadi pada perempat final Asian Games 1958 di Tokyo. Kala itu, Tim Garuda pesta 5-2 atas Filipina.
Sejarah juga mencatat, Indonesia pernah beberapa kali membantai Filipina dengan skor telak. Salah satunya terjadi pada fase grup Asian Games 1962. Pada laga di Stadion Utama Senayan (kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno) itu, Tim Garuda membombardir Filipina dengan skor 6-0 pada 27 Agustus 1962.
Tanpa TC, Timnas Indonesia Langsung Terbang ke Irak di Tanggal Ini
Pesta gol 9-0 juga pernah diraih Indonesia atas Filipina pada Turnamen Merdeka di Kuala Lumpur, Malaysia, 12 September 1962.
Bahkan, Timnas Indonesia pernah membantai Filipina 12-0 pada Piala Presiden di Seoul, Korea Selatan, 25 September 1972.
Head to Head Timnas Indonesia Vs Vietnam: Shin Tae-yong Belum Pernah Menang Vs Pasukan Golden Star
Meski begitu, Indonesia juga pernah mimpi buruk dibantai Filipina pada fase grup Piala AFF 2014 di Hanoi, Vietnam. Kala itu, Tim Garuda yang dilatih Alfred Riedl dipermalukan Filipina 0-4 pada 25 November 2014.
Fakta menyebut, Filipina lebih kuat dengan barisan pemain naturalisasi. Dalam tiga pertemuan terakhir, Indonesia tak mudah mengalahkan mereka, dan hanya meraih satu kemenangan dan dua kali imbang.
Head to Head Timnas Indonesia Vs Irak, Tim Garuda Tak Pernah Menang Lawan Negeri 1001 Malam
Pertemuan terakhir, Indonesia hanya menang 2-1 di kandang Filipina pada fase grup Piala AFF 2022.
Sejumlah catatan ini membuat Timnas Indonesia pantang meremehkan Filipina saat bertemu pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, poin maksimal wajib diraih Tim Garuda pada dua laga kontra Filipina untuk bisa bersaing finis di posisi dua besar Grup F sebagai syarat melaju ke putaran ketiga.
Head To Head Timnas Indonesia Vs Filipina
30 Mei 1958, Asian Games
Indonesia vs Filipina 5-2
27 Agustus 1962, Asian Games
Indonesia vs Filipina 6-0
12 September 1962, Turnamen Merdeka
Indonesia vs Filipina, 9-0
01 Agustus 1967, Piala Asia
Indonesia vs Filipina, 6-0
10 Agustus 1971, Turnamen Merdeka
Indonesia vs Filipina, 3-1
25 September 1972, Piala Presiden
Indonesia vs Filipina, 12-0
23 November 1977, SEA Games
Indonesia vs Filipina, 1-1
12 Agustus 1984, Uji Coba
Indonesia vs Filipina, 1-0
22 Juli 1987, Brunei Merdeka
Indonesia vs Filipina, 2-0
23 Agustus 1989, SEA Games
Indonesia vs Filipina, 5-1
6 Maret 1990, Pesta Sukan Merdeka
Indonesia vs Filipina, 4-0
30 November 1991, SEA Games
Indonesia vs Filipina, 2-1
15 Juni 1993, SEA Games
Indonesia vs Filipina, 3-1
12 Oktober 1997, SEA Games
Indonesia vs Filipina, 2-0
27 Agustus 1998, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 3-0
6 November 2000, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 3-0
23 Desember 2002, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 13-1
16 Desember 2010, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 1-0
19 Desember 2010, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 1-0
5 Juni 2012, Uji Coba
Filipina vs Indonesia, 2-2
14 Agustus 2013, Uji Coba
Indonesia vs Filipina, 2-0
25 November 2014, Piala AFF
Filipina v Indonesia, 4-0
22 November 2016, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 2-2
25 November 2018, Piala AFF
Indonesia vs Filipina, 0-0
2 Januari 2023, Piala AFF
Filipina vs Indonesia, 1-2
Editor: Abdul Haris