Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketum FFI Tegaskan: Futsal Tidak Bisa Dipisahkan dari PSSI, Kunci Kemajuan Indonesia di Kancah Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Horor di Liga 4 Jatim: Pemain Perseta Tulungagung Terkapar Usai Kena Tendangan Kungfu 

Senin, 05 Januari 2026 - 19:47:00 WIB
Horor di Liga 4 Jatim: Pemain Perseta Tulungagung Terkapar Usai Kena Tendangan Kungfu 
Insiden mengejutkan terjadi di Liga 4 PSSI Jawa Timur saat Perseta 1970 Tulungagung vs Putra Jaya Kabupaten Pasuruan (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKALAN, iNews.id – Insiden mengejutkan terjadi di Liga 4 PSSI Jawa Timur saat pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha. Dia menjadi korban tendangan kungfu dari pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi.

Pertandingan yang mempertemukan Putra Jaya Kabupaten Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung ini berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1) siang, dalam rangka putaran 32 besar Grup CC Liga 4 PSSI Jatim.

Dalam duel perebutan bola di dekat garis tengah, rekaman video yang beredar memperlihatkan Hilmi, mengenakan jersey kuning Putra Jaya, melakukan tendangan kungfu ke dada Firman Nugraha, yang mengenakan kostum hijau Perseta.

Aksi ini langsung memicu keributan di lapangan. Firman langsung terkapar, sementara rekan-rekannya mengepung Hilmi. Pemain Putra Jaya pun menyarankan agar Hilmi segera menghindari kontak fisik lebih lanjut. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah bagi Hilmi.

Tim medis segera mengevakuasi Firman. Setelah mendapat pemeriksaan awal di lapangan, Firman ditandu keluar untuk perawatan lebih lanjut. Kondisinya pun menjadi perhatian serius publik dan komunitas sepakbola lokal.

Liga 4 sendiri merupakan kompetisi di bawah naungan PSSI, tepatnya di tingkat asprov (asosiasi provinsi), yang menjadi ajang pengembangan bakat muda di Indonesia.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut