Igor Gurovich, Seniman di Balik Poster Piala Dunia 2018
MOSKOW, iNews.id – Poster resmi Piala Dunia 2018 telah diluncurkan. Mengambil gambar utama kiper legendaris Rusia Lev Yashin, poster bergaya konstruktivisme itu mengingatkan gerakan seni lukis Rusia akhir 1920-an. Pancaran sinar dari bola merupakan fitur di banyak hasil karya konstruktivis.
Ketua Penyelenggara Piala Dunia 2018 Vitaly Mutko menyebut poster itu sebagai representasi semangat Rusia dalam mengingat figur paling mahsyur dalam sejarah sepak bola negara itu."Dia (Lev Yashin) simbol sepakbola Rusia. Saya yakin poster ini akan menjadi salah satu simbol yang paling dikenang dari Piala Dunia 2018 Rusia. Saya juga yakin fans serta tim peserta akan menyukainya," kata dia, dikutip Selasa (5/12/2017).
Pada peluncuran oleh FIFA, Selasa, 28 November 2017, Yashin digambarkan mengenakan pelindung lutut dan topi khasnya, sedang melompat untuk menghadang bola besar bergambar peta Rusia. Sinar oranye keluar dari bola dan lingkaran hijau di tengah poster mewakili 12 stadion yang akan akan menjadi arena pertandingan.
Lantas, siapa orang yang menciptakan poster bergaya retro tersebut? Dia tak lain Igor Gurovich, salah satu desainer grafis paling top di Moskow. Lahir di Riga, Latvia pada 8 Mei 1967, Igor menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Tinggi Seni Industri pada 1990.
Igor mulai mengembangkan kariernya dengan berpartisipasi dalam berbagai pameran di Rusia dan luar negeri. Namanya melejit setelah poster yang dia ciptakan memenangi penghargaan grand prix, golden awards dan first prizes pada kontes internasional.
Selama kariernya, dia telah bekerja di bidang desain set di Rusia, Latvia dan Prancis. Sejak 2002 Igor adalah anggota sekaligus pendiri studio seni Ostengruppe. Pada 2012 bersama Eric Belousov dan Natasha Agapova mendirikan Arbeitskollektiv.
Igor Gurovich. (Foto: Ist).
Gurovich mengakui, cahaya yang bersinar dari bola didasarkan pada motif yang biasa terlihat pada karya seni konstruktivis. Cahaya seperti itu dimaksudkan untuk melambangkan "energi turnamen".
"Gaya poster pascakonstruktivis Soviet dari 1920-an dan 1930-an serta bahasa visual unik menjadi salah satu unsur budaya Rusia yang paling penting dan dihormati," kata Gurovich.
"Bahasa ini tidak diragukan lagi dianggap sebagai bahasa Rusia di seluruh dunia," lanjutnya. "Dalam pekerjaan saya di poster itu, saya benar-benar ingin membuat bahasa ini modern dan relevan sekali lagi."
Pemilihan sosok Yashin dalam poster itu rasanya memang sulit dibantah. Yashin lebih dari sekadar nama besar di percaturan sejarah sepak bola dunia. Berlaga di empat Piala Dunia, yaitu 1958, 1962, 1966 dan 1970, hingga saat ini inspirasi Rusia itu adalah satu-satunya penjaga gawang yang memenangkan penghargaan pemain terbaik FIFA, Ballon d’Or.
“Kami sangat bangga dengan aset indah yang penting ini, menampilkan ikon penting dan merayakan turnamen mendatang di tanah Rusia,” kata Sekjen FIFA Fatma Samoura.
Editor: Zen Teguh