Igor Tolic Blak-blakan usai Persib Ditahan Dewa United, Soroti 2 Kesalahan Fatal
BANDUNG, iNews.id – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, blak-blakan mengungkap dua kesalahan fatal yang membuat timnya tertinggal saat menghadapi Dewa United pada pekan keempat Super League 2026-2027. Meski akhirnya bermain imbang 2-2, dia mengakui kelengahan pada babak pertama harus dibayar mahal.
Pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026), berlangsung sulit bagi Maung Bandung. Persib kebobolan dua gol sebelum turun minum, masing-masing lewat Egy Maulana Vikri pada menit ke-22 dan Noah Sadaoui pada menit ke-45.
Tolic tidak menampik anak asuhnya melakukan kesalahan yang berhasil dimanfaatkan Dewa United. Dia menilai kualitas pemain lawan menjadi salah satu faktor yang membuat Persib kesulitan mengejar ketertinggalan.
"Kami membuat dua kesalahan di babak pertama dan dihukum karena Dewa United adalah tim yang bagus, fokus mereka hanya di liga, dan mereka memiliki pemain-pemain berkualitas. Tentu sulit untuk bangkit setelah itu," kata Tolic dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari situs resmi klub.
Selain kesalahan di lini pertahanan, jadwal pertandingan yang padat turut menjadi tantangan Persib. Tim berjuluk Pangeran Biru baru saja menjalani laga tandang melawan Port FC dalam ajang ASEAN Club Championship pada 8 Oktober 2026.
Waktu pemulihan yang singkat membuat kondisi fisik pemain tidak sepenuhnya ideal. Persib juga harus menghadapi kondisi lapangan yang sulit akibat guyuran hujan selama pertandingan.
"Saya pikir pertandingan hari ini merupakan usaha yang luar biasa dari para pemain. Mereka mengerahkan segalanya mengingat perjalanan yang melelahkan. Para pemain tetap melakukan pressing, menciptakan peluang, bahkan di atas kondisi lapangan yang cukup sulit di bawah guyuran hujan," ujarnya.
Tertinggal 0-2 tidak membuat Persib menyerah. Tolic melakukan sejumlah perubahan pada awal babak kedua, termasuk memasukkan Marc Klok dan Rosembergne "Berguinho" Da Silva untuk meningkatkan intensitas permainan.
Keputusan tersebut membuahkan hasil. Balsa Sekulic memperkecil ketertinggalan pada menit ke-50 sebelum Marc Klok mencetak gol penyeimbang empat menit kemudian.
Dua gol dalam rentang empat menit membuat Persib berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-2. Maung Bandung bahkan terus berusaha mencetak gol tambahan untuk membalikkan keadaan.
Namun, upaya Persib meraih kemenangan tidak berhasil. Skor imbang bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Tolic tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Dia menilai keberhasilan bangkit dari ketertinggalan dua gol menunjukkan mentalitas kuat meskipun kondisi fisik tim mulai menurun pada akhir pertandingan.
"Di babak kedua kami tampil habis-habisan dan berhasil mencetak dua gol. Ya, kami sedikit kehabisan kesegaran di akhir laga, tapi selamat kepada anak-anak atas poin yang diraih. Ini sangat menunjukkan karakter yang luar biasa," katanya.
Pelatih asal Kroasia tersebut menilai hasil imbang melawan Dewa United menjadi bukti kekompakan seluruh anggota tim. Menurutnya, Persib mampu menunjukkan semangat kolektif ketika menghadapi situasi sulit.
Tolic menegaskan kebersamaan harus terus dipertahankan sepanjang musim. Dia ingin para pemain tetap saling mendukung, baik ketika meraih kemenangan, bermain imbang, maupun mengalami kekalahan.
"Ini menunjukkan semangat dari ruang ganti, bagaimana mereka berjuang bersama, bermain bersama, dan melakukan segalanya untuk satu sama lain. Kami adalah sebuah grup, kami melalui kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan bersama-sama dengan dukungan penuh dari para suporter. Kami harus terus melanjutkan semangat seperti ini," pungkasnya.
Editor: Abdul Haris