Ini 11 Pembelian Terburuk Barcelona yang Bisa Dijadikan Formasi 4-3-3

Bagusthira Evan Pratama ยท Selasa, 07 April 2020 - 14:02 WIB
Ini 11 Pembelian Terburuk Barcelona yang Bisa Dijadikan Formasi 4-3-3

Barcelona pernah melakukan sejumlah blunder dalam mendatangkan pemain (Foto:

BARCELONA, iNews.id - Tim hebat sekelas Barcelona tak selamanya memiliki keputusan jenius dalam urusan transfer pemain. Los Blaugrana pernah melakukan sejumlah kesalahan sehingga pemain-pemain yang dibeli tak memberikan dampak besar karena tampil sangat buruk.

Dari banyaknya pemain, setidaknya ada 11 nama yang masuk daftar pembelian terburuk. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:

Kiper: Richard Dutruel

Richard Dutruel memperkuat Barcelona pada 2000-2002 (Foto: Give Me Sport)
Richard Dutruel memperkuat Barcelona pada 2000-2002 (Foto: Give Me Sport)

Penjaga gawang asal Prancis ini datang ke Barcelona pada awal musim 2000/2001. Dia direkrut dari Celta Vigo dengan biaya 4 juta euro.

Selama dua musim berseragam Barcelona, Richard Dutruel hanya mencatatkan 15 penampilan. Dia kalah saing dengan Francesc Arnau dan Roberto Bonano.

Bek kanan: Martin Caceres

Martin Caceres saat memperkuat Barcelona musim 2008/2009 (Foto: AS)
Martin Caceres saat memperkuat Barcelona musim 2008/2009 (Foto: AS)

Pada musim panas 2008 lalu, Barcelona melakukan perjudian besar dengan merekrut Martin Caceres. Langkah mereka terbilang mengejutkan sebab berani mengeluarkan 16 juta euro untuk seorang pemain yang belum berpengalaman di pentas Eropa.

Caceres sebelumnya direkrut Villarreal dari klub Uruguay, Defensor Sporting Club. Tapi Villarreal langsung meminjamkannya ke Recreativo. Setahun berselang, Barca membelinya dan Caceres hanya tampil 13 kali sebelum akhirnya dilepas ke Juventus serta Sevilla sebagai pemain pinjaman.

Bek tengah: Dmytro Chygrynskyi

Dmytro Chygrynskyi hanya bertahan semusim di Barcelona (Foto: Daily Mail)
Dmytro Chygrynskyi hanya bertahan semusim di Barcelona (Foto: Daily Mail)


Pada musim 2009/2010, Barcelona mengeluarkan 25 juta euro untuk memboyong Dmytro Chygrynskyi dari Shakhtar Donetsk. Keputusan tersebut mengundang pro dan kontra sebab ketika itu Barca sudah memiliki bek tangguh seperti Carles Puyol, Rafael Marquez, Gerard Pique, serta Gabriel Milito.

Setahun berselang, Chygrynskyi akhirnya dijual lagi ke Shaktar Donetsk. Dia hanya melakoni 12 pertandingan bersama Blaugrana.

Bek tengah: Yerry Mina

Yerry Mina bertahan setengah musim di Barcelona (Foto: Guardian)
Yerry Mina bertahan setengah musim di Barcelona (Foto: Guardian)

Bek kebangsaan Kolombia ini sangat antusias begitu mendarat di Barcelona, Januari 2018 lalu. Ketika itu Yerry Mina diboyong dari Palmeiras dengan harga 11,8 juta euro.

Awalnya Mina disebut-sebut bakal menjadi tandem ideal buat Gerard Pique. Namun dia justru melakukan sejumlah blunder sehingga Barcelona mendepaknya pada musim panas 2018. Kini sang pemain ditampung oleh Everton.

Bek kiri: Thomas Vermaelen

Thomas Vermaelen saat memperkuat Barcelona (Foto: Sky Sports)
Thomas Vermaelen saat memperkuat Barcelona (Foto: Sky Sports)

Barcelona kepincut dengan aksi Thomas Vermaelen di lini pertahanan Arsenal. Dengan biaya 19 juta euro, mereka sukses merekrutnya di musim panas 2014.

Sayang, Vermaelen lebih sering menghabiskan waktu di ruang perawatan medis. Dia sempat dipinjamkan ke AS Roma pada 2016, sebelum akhirnya dilepas gratis ke klub Jepang, Vissel Kobe.

Gelandang: Andre Gomes

Gelandang Portugal, Andre Gomes gagal bersinar di Barcelona (Foto: Eurosport)
Gelandang Portugal, Andre Gomes gagal bersinar di Barcelona (Foto: Eurosport)

Barcelona pernah menikung Real Madrid dalam perburuan Andre Gomes. Pada musim panas 2016, mereka berhasil mendatangkan sang pemain dari Valencia dengan biaya 37 juta euro.

Tapi sayang, performa Gomes jauh di luar harapan. Sebagai gelandang, dia kalah saing dengan Sergio Busquets dan Ivan Rakitic. Pada musim pertamanya, Gomes mampu tampil 30 kali di ajang La Liga. Tapi memasuki musim kedua, jumlah penampilannya menurun drastis jadi 16.

Gelandang: Alex Song

Karier Alex Song meredup di Barcelona (Foto: Twitter @FCBarcelona)
Karier Alex Song meredup di Barcelona (Foto: Twitter @FCBarcelona)

Pemain kebangsaan Kamerun ini sempat tampil gemilang bersama Arsenal. Dia kemudian pindah ke Barcelona di musim 2012/2013 dengan nilai transfer 19 juta euro.

Sayang, Alex Song dianggap tak cocok dengan gaya permainan tiki taka khas Barcelona. Song hanya menjadi penghangat bangku cadangan sebelum akhirnya dibuang ke West Ham United pada musim panas 2014. Song kemudian pindah ke Sion FC dan dipecat pada Maret 2020 lalu. Kini dia berstatus pengangguran.

Gelandang: Arda Turan

Karier Arda Turan di Barcelona hanya berlangsung singkat (Foto: Talk Sport)
Karier Arda Turan di Barcelona hanya berlangsung singkat (Foto: Talk Sport)

Barcelona mengeluarkan 35 juta euro untuk membajak Arda Turan dari Atletico Madrid di musim 2015/2016. Awalnya tidak ada masalah dalam karier sang pemain. Tapi Turan kerap bersitegang dengan pelatih Barcelona kala itu, Ernesto Valverde.

Status Turan sempat dibekukan sebelum akhirnya dia dipinjamkan ke Istanbul Basaksehir musim 2018/2019. Namun kariernya tercoreng setelah dia tersangkut kasus hukum memiliki senjata api ilegal dan menodongkannya di salah satu klub malam Turki.

Penyerang sayap: Ricardo Quaresma

 

Ricardo Quaresma hanya memperkuat Barcelona dari 2003-2004 (Foto: The Sun)
Ricardo Quaresma hanya memperkuat Barcelona dari 2003-2004 (Foto: The Sun)

Pemain asal Portugal ini hanya bertahan setahun di Barcelona. Setelah didatangkan dari Sporting Lisbon dengan biaya 6 juta euro, Ricardo Quaresma langsung dijual lagi ke FC Porto.

Di negaranya, Quaresma jadi salah satu pemain bintang. Namun kariernya tenggelam di Barcelona. Dia kemudian gonta-ganti klub mulai dari Porto, Inter Milan, Chelsea, Besiktas, Al-Ahli, dan kini Kasimpasa.

Penyerang sayap: Alexander Hleb

Alexander Hleb dianggap tak cocok dengan gaya permainan Barcelona (Foto: Twitter)
Alexander Hleb dianggap tak cocok dengan gaya permainan Barcelona (Foto: Twitter)

Winger asal Belarusia ini menambah panjang daftar pemain Arsenal yang tampil buruk di Barcelona. Didatangkan pada musim 2008/2009, Alexander Hleb hanya dipercaya tampil dalam 19 pertandingan saja.

Hleb kemudian dilepas ke sejumlah klub hingga kontraknya dengan Barcelona berakhir, Februari 2012. Setelah itu, dia hanya memperkuat klub kecil seperti Isloch, KS Samara, Genclerbirligi, dan BATE Borisov.

Striker: Maxi Lopez

Maxi Lopez tak mampu bersaing menembus starting XI Barcelona (Foto:  Twitter)
Maxi Lopez tak mampu bersaing menembus starting XI Barcelona (Foto: Twitter)

Ketika muda, aksi Maxi Lopez pernah memikat perhatian Barcelona. Pada Januari 2005, dia dibeli dari River Plate dengan harga 6,5 juta euro.

Tapi sayang, Maxi Lopez gagal bersaing dengan Lionel Messi. Bersama Los Blaugrana, dia hanya tampil 14 kali tanpa pernah mencetak gol di kompetisi La Liga.

Editor : Bagusthira Evan Pratama