Ini Penyebab Barcelona Gagal Menang di 4 Laga Beruntun
BARCELONA, iNews.id - Juara bertahan La Liga Barcelona tengah dirundung awan kelam usai gagal mengakhiri empat laga dengan kemenangan. Alhasil, posisi puncak klasemen pun menjadi milik Sevilla.
Barcelona tertinggal satu angka dari Sevilla yang mengemas 16 poin. Klub besutan Pablo Machin berhasil mencetak lima kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.
Sevilla berhasil menggeser Barcelona usia mencatatkan empat kemenangan beruntun. Di sisi berbeda, Blaugrana hanya mampu meraih tiga poin dari empat pertandingan. Mereka ditahan imbang Girona 2-2, Valencia, dan Athletic Bilbao 1-1. Bahkan, Lionel Messi dan kolega dipermalukan Leganes 1-2 di jornada keenam.
Kondisi Barcelona tersebut pun mengundang banyak pertanyaan. SportSkeeda, Kamis (11/10/2018) menyimpulkan tiga penyebab utama buruknya penampilan Barcelona.
Selain sikap konservatif Ernesto Valverde, berikut tiga pemicu kegagalan Barcelona meraih kemenangan.
1. Starting XI itu-itu saja
Jika diamati, Valverde tidak berani mengambil resiko dalam memilih pemain. Dia menggunakan sembilan pemain yang sama untuk memulai pertandingan pada delapan laga.
Akibat minimnya variasi skema, tim lawan telah mengetahui gaya main sehingga dengan mudah mengantisipasi aliran serangan yang dibangun Messi dkk.
Lantaran tidak mengubah skuat inti, alhasil banyak pemain yang mengalami kelelahan. Bahkan beberapa pemain harus masuk ruang perawatan karena cedera.
2. Terlalu mengandalkan Messi
Valverde tidak punya pilihan selain mengandalkan Messi sebagai juru gedor. Selain tidak berhenti bermain sepanjang delapan pertandingan, Messi pun menjadi titik fokus aliran bola.
Dengan begitu, musuh mudah mematahkan setiap serangan yang dibangun Barcelona. Cukup menghentikan pergerakan ataupun aliran bola ke arah Messi.
Kondisi demikian pun tidak disukai Messi. Jebolan La Masia itu pun mulai jenuh jika harus selalu mengantarkan Barcelona meraih kemenangan. Klimaksnya, Messi meminta timnya untuk tidak bergantung kepadanya.
"Kami memiliki skuat dan para pemain untuk menjadi tim besar. Untuk bisa mencapai ke sana, tidak boleh tergantung pada satu pemain," kata Messi kepada beIN Sports saat ditahan imbang Athletic Bilbao 1-1, Minggu (30/9/2018).
3. Tak memanfaatkan potensi rekrutan baru
Barcelona termasuk tim yang cukup rajin membeli pemain di setiap jendela transfer. Pada musim, Blaugrana sukses menggaet Arturo Vidal, Malcom, Clement Lenglet, Arthur, dan Marlon.
Namun, Valverde tidak berani mengambil risiko. Para rekrutan anyar tersebut akhirnya jarang diturunkan dan menjadi penunggu bangku cadangan. Kondisi tersebut membuat kemampuan para pemain baru kurang terasah yang dampaknya berpengaruh pada penampilan tim.
Editor: Achmad Syukron Fadillah