Inter Milan Resmi Datangkan Bek 18 Tahun dengan Harga Fantastis
MILAN, iNews.id – Inter Milan resmi mengamankan Leon Jakirovic sebagai rekrutan pertama pada bursa transfer Januari setelah menyelesaikan transfer permanen dari Dinamo Zagreb. Bek tengah berusia 18 tahun tersebut menjadi langkah awal Nerazzurri membangun kekuatan jangka panjang.
Inter mengikat Jakirovic dengan kontrak jangka panjang. Sejumlah laporan menyebut masa bakti pemain muda asal Kroasia itu berlangsung hingga musim panas 2031, menandai kepercayaan besar klub terhadap potensinya.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Inter menggelontorkan dana awal sebesar 2,5 juta euro atau sekitar Rp50 miliar untuk memboyong Jakirovic dari Dinamo Zagreb. Nilai transfer tersebut masih bisa bertambah hingga 2 juta euro (Rp40 miliar) melalui bonus dan klausul tambahan.
Jakirovic dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Kroasia. Dia mencatat debut profesional di liga utama Kroasia saat masih berusia 16 tahun pada akhir musim 2023-2024, sebuah pencapaian langka untuk pemain bertahan.
Pengalaman level tertinggi juga sudah dirasakan Jakirovic di kompetisi Eropa. Dia menjalani debut Liga Champions pada usia 17 tahun dengan tampil di menit akhir laga Dinamo Zagreb kontra AC Milan yang berakhir 2-1 hampir tepat satu tahun lalu.
Pada fase awal kariernya di Italia, Jakirovic diproyeksikan memperkuat tim U-23 Inter. Langkah ini diambil untuk membantu adaptasi kompetisi, taktik, dan budaya sepak bola Italia sebelum naik ke tim utama.
Transfer Jakirovic menandai rekrutan pertama Inter di jendela transfer Januari. Kehadirannya juga menjadi kedatangan keenam Nerazzurri sepanjang musim 2025-2026.
Sebelumnya, Inter telah lebih dulu mendatangkan Ange-Yoan Bonny, Luis Henrique, Andy Diouf, Manuel Akanji, serta Petar Sucic pada bursa transfer musim panas. Menariknya, Sucic juga direkrut langsung dari Dinamo Zagreb.
Masuknya Leon Jakirovic mempertegas strategi Inter yang fokus menggabungkan pemain muda potensial dan pengalaman. Klub berharap investasi ini memberi dampak signifikan bagi kestabilan lini pertahanan dalam beberapa musim ke depan.
Editor: Reynaldi Hermawan