Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Turunkan Skuad Terkuat di FIFA ASEAN 2026, Jay Idzes hingga Maarten Paes Siap Tampil
Advertisement . Scroll to see content

IWL 2026-2027 Resmi Digelar, Sepak Bola Putri Indonesia Bangkit dengan Format Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:24:00 WIB
IWL 2026-2027 Resmi Digelar, Sepak Bola Putri Indonesia Bangkit dengan Format Baru
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah) menghadiri peluncuran Indonesia Women's League 2026-2027 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: iNews/Cikal Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Indonesia Women’s League (IWL) 2026-2027 menjadi tanda kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kompetisi nasional khusus kaum hawa itu kembali bergulir mulai 17 Oktober 2026. Ajang tersebut akan menggunakan format triple round robin yang membuat setiap klub minimal memainkan 15 pertandingan pada fase liga.

PSSI bersama I.League resmi meluncurkan kompetisi sepak bola putri IWL 2026-2027. Seluruh pertandingan musim perdana ini akan digelar secara terpusat di Jakarta dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan sebagai venue utama.

IWL 2026-2027 akan diikuti enam klub peserta, yakni Bekasi FC, Persikad Depok, Persita Tangerang, Persija Jakarta, Dewa United, dan Garudayaksa. Laga pembuka mempertemukan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta pada 17 Oktober 2026.

Kompetisi ini menerapkan sistem triple round robin pada fase liga. Artinya, setiap tim akan saling bertemu sebanyak tiga kali dalam satu musim untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.


Format Baru Beri Kesempatan Bermain Lebih Panjang

CEO IWL Teddy Tjahjono menjelaskan format tersebut dipilih setelah menyesuaikan jumlah klub peserta dan hasil kesepakatan bersama seluruh tim yang ambil bagian. Dengan sistem tersebut, setiap klub mendapatkan jumlah pertandingan minimal yang cukup untuk berkembang.

“Kita rencana untuk main dengan format triple round-robin. Jadi paling tidak setiap klub akan bermain 15 kali selama satu season, kemudian dilanjutkan dengan babak semi-final dan final,” ungkap Teddy dalam konferensi pers IWL 2026-2027 yang dihadiri iNews Media Group di Menara Mandiri, Jakarta pada Selasa (11/8/2026).

“Jadi itu adalah minimum menit bermain yang dimiliki oleh masing-masing klub untuk musim pertama ini,” sambungnya.

Setelah fase liga selesai, empat klub dengan posisi terbaik di klasemen akan melaju ke fase gugur. Babak semifinal dan final akan menjadi penentu tim yang keluar sebagai juara IWL 2026-2027.

Kehadiran IWL 2026-2027 menjadi momen penting bagi sepak bola putri Indonesia. Kompetisi putri nasional sebelumnya sempat mengalami masa vakum sejak terakhir kali digelar pada 2019.

Komisaris IWL Vivin Cahyani menyebut kembalinya liga putri menjadi kabar yang sudah lama dinantikan. Dia menilai perkembangan pemain putri Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan kompetisi kembali dijalankan.

“Hari ini, tanggal 11 Agustus, yang sudah lama kita tunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Hari ini secara resmi Liga Putri Indonesia akan diselenggarakan lagi di tahun ini. Kick-off akan dimulai di bulan Oktober,” ujar Vivin Cahyani.

“Kita juga bisa melihat talent pool tahun-tahun belakangan ini makin bertambah, sehingga tahun ini kami memberanikan diri untuk memulai,” tukas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut