Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Mengejutkan Shin Tae-yong soal Gol Rizky Ridho yang Masuk Puskas Award
Advertisement . Scroll to see content

JIS Bakal Jadi Kandang Timnas Indonesia, Bagaimana Nasib Persija Jakarta?

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:21:00 WIB
JIS Bakal Jadi Kandang Timnas Indonesia, Bagaimana Nasib Persija Jakarta?
Jakarta International Stadium. (Foto: Jakpro)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Jakarta International Stadium (JIS) bakal menjadi kandang Timnas Indonesia. Kondisi ini menguak pertanyaan, bagaimana nasib Persija Jakarta yang juga menggunakan stadion di Jakarta Utara itu sebagai markasnya di Super League 2025-2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan Timnas Indonesia bakal menggunakan JIS sebagai salah satu markasnya untuk laga internasional. Namun, dia memastikan penggunaan tersebut tanpa mengganggu kepentingan Persija Jakarta maupun suporter setianya, Jakmania. Dia memastikan kandang Timnas tidak terikat pada satu stadion saja, melainkan tersebar di seluruh Indonesia.

“Nggak perlu (khawatir), karena kalau dibilang kandangnya tim nasional ya di seluruh Indonesia gitu,” ujar Erick Thohir di Balai Kota Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Menurut Erick, penggunaan stadion untuk Timnas bersifat fleksibel sesuai kebutuhan. Dia mencontohkan Timnas U-17 Indonesia yang bertanding di Piala Kemerdekaan 2024 dengan menjadikan Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) sebagai kandang.

“Kayak sekarang U-17 main di Sumatera Utara ya itu bagian bagaimana kita mengaktifkan tim nasional ini milik kita semua. Nah termasuk kalau nanti fasilitas di JIS kita bisa bermain untuk beberapa kejuaraan atau pertandingan tim nasional,” jelasnya.


Fasilitas Stadion Berkualitas untuk Semua Level Timnas

Erick menjelaskan, PSSI saat ini tengah membangun sistem pembinaan Timnas Indonesia secara menyeluruh, mulai dari tim putri hingga tim putra di berbagai kelompok umur. Ia menegaskan, aktivitas bertanding di berbagai level membuat kebutuhan stadion berkualitas menjadi semakin penting.

“Kalau kita lihat PSSI sekarang benar-benar membangun timnas secara serius, kita sudah berhasil membangun setara timnas putri. Sekarang ada yang U-16, U-20 dan bahkan senior, lalu di putranya pun ini tidak berhenti, U-17 sekarang sedang uji coba. U-23-nya nanti tanding lagi September, belum seniornya,” ujar Erick.

PSSI, lanjut Erick, memastikan agenda pertandingan Timnas tidak mengganggu jadwal kompetisi domestik. Hal ini diatur melalui kalender FIFA yang berlaku secara global, di mana setiap FIFA Matchday liga akan berhenti sementara.

“Artinya apa? Strata tim nasional ini memerlukan banyak fasilitas olahraga. Nah itu yang saya juga sampaikan sebelumnya ke Pak Gubernur untuk kalender FIFA yang tahun depan bulan Maret dan itu tidak mengganggu jadwal liga, karena kalau FIFA match day itu liga berhenti,” ungkapnya.

Dengan pendekatan ini, Erick berharap semua pihak, termasuk klub dan suporter, dapat mendukung penuh penggunaan JIS maupun stadion lainnya untuk kepentingan Timnas Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun prestasi sepakbola nasional.

Penggunaan stadion secara bergantian di berbagai daerah juga diharapkan mampu mendekatkan Timnas dengan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, sekaligus meratakan pemerataan fasilitas olahraga di tanah air.

Ke depan, PSSI berencana terus mengoptimalkan pemanfaatan stadion modern, termasuk JIS, agar Timnas Indonesia di semua kelompok umur memiliki panggung yang layak untuk bertanding dan berkembang.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut