John Herdman Bongkar Masalah Timnas Indonesia jelang Lawan Malaysia, Pemain Eropa Kena Dampak
JAKARTA, iNews.id – Pelatih Timnas IndonesiaJohn Herdman mengungkap tantangan terbesar Skuad Garuda menjelang menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut dia, proses adaptasi menjadi hal yang harus diperhatikan, terutama bagi pemain yang datang dari kompetisi Eropa.
Timnas Indonesia membawa modal positif setelah meraih kemenangan 2-0 atas Singapura pada pertandingan perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut membuat Skuad Garuda mengoleksi tiga poin dari satu pertandingan. Dua gol Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny melalui penalti menit ke-73.
Hasil tersebut menempatkan Timnas Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A. Timnas Malaysia berada di puncak klasemen dengan jumlah poin yang sama setelah menang 3-0 atas Bangladesh dan unggul dalam selisih gol.
Meski berhasil mengamankan kemenangan, Herdman menilai masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki sebelum pertandingan melawan Malaysia. Salah satu fokus utama adalah kondisi fisik dan adaptasi pemain yang berkarier di luar negeri.
Pelatih asal Inggris itu menjelaskan, pemain yang datang dari Eropa membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi berbeda di Indonesia, mulai dari cuaca, pola tidur, hingga dampak perjalanan panjang.
"Kami tidak bisa mempertahankan hal itu. Itulah yang kami pelajari di sini. Pemain kami yang berlabuh dari Eropa beradaptasi secara mendadak," kata Herdman dalam konferensi pers setelah laga melawan Singapura, Jumat (25/9/2026).
Herdman menyebut waktu persiapan yang terbatas membuat proses adaptasi pemain belum berjalan maksimal. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh pemain Timnas Indonesia yang memperkuat klub di Eropa.
"Kami tidak mendapatkan waktu seminggu untuk beradaptasi dengan suhu, tidur, dan jetlag," ujar dia.
Menurut Herdman, kondisi tersebut sempat memengaruhi kestabilan permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Singapura. Setelah tampil agresif memberikan tekanan, Skuad Garuda mengalami penurunan intensitas dalam beberapa momen pertandingan.
"Kami menekan mereka, dan ada momen di mana terjadi penurunan performa," tutur Herdman.
Kini Timnas Indonesia langsung mengalihkan perhatian ke laga berikutnya menghadapi Malaysia. Duel dua negara Asia Tenggara tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Herdman menyadari Malaysia memiliki sejumlah pemain berbahaya yang harus diantisipasi. Karena itu, dia menegaskan Timnas Indonesia perlu melakukan penyesuaian strategi untuk menghadapi kekuatan Harimau Malaya.
"Kami harus menyesuaikan taktik melawan tim seperti Malaysia yang memiliki lebih banyak ancaman," pungkas Herdman.
Laga melawan Malaysia menjadi pertandingan penting bagi Timnas Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke final sekaligus mempertahankan target menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Editor: Abdul Haris