Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Akui Pakai Jimat saat Bantai Timnas Indonesia 3-0
Advertisement . Scroll to see content

John Herdman Minta Maaf usai Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3

Selasa, 04 Agustus 2026 - 08:50:00 WIB
John Herdman Minta Maaf usai Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: iNews/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta maaf kepada suporter setelah Skuad Garuda dipermalukan Vietnam 0-3 pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam.

Pelatih asal Inggris itu kecewa karena Timnas Indonesia gagal memberikan hasil terbaik di depan pendukung sendiri. Dia menilai dukungan suporter tetap luar biasa meski Rizky Ridho dan rekan-rekan tertinggal hingga pertandingan berakhir.

"Sekali lagi kepada para suporter, saya meminta maaf malam ini. Dukungan mereka luar biasa, benar-benar luar biasa. Mereka terus mendukung kami hingga peluit akhir," kata Herdman seusai pertandingan.

Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama Timnas Indonesia sepanjang fase grup. Sebelumnya, Skuad Garuda mencatat dua kemenangan beruntun atas Kamboja dengan skor 5-1 dan Timor Leste 3-0.

Vietnam mencetak dua gol cepat melalui Nguyen Van Vi pada menit keenam dan Nguyen Hai Long pada menit ke-14. Nguyen Xuan Son kemudian menutup kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-71.


John Herdman Akui Vietnam Lebih Baik

Herdman tidak mencari alasan atas kekalahan telak tersebut. Dia secara terbuka mengakui performa Indonesia belum cukup baik untuk menghadapi organisasi permainan Vietnam.

"Saya rasa kita harus mengakui performa kita tidak cukup bagus. Secara taktik, mereka lebih baik," ucap Herdman.

Menurut Herdman, Vietnam menjalankan rencana permainan dengan lebih efektif. Tekanan agresif tim tamu sejak awal pertandingan membuat Indonesia kesulitan mengembangkan pola serangan.

Herdman pun menilai Vietnam layak mendapatkan tiga poin. Dia meminta seluruh pemain menerima hasil tersebut dan menjadikannya pelajaran penting sebelum menjalani pertandingan terakhir Grup A.

Kekalahan di kandang sendiri memunculkan rasa kecewa dan marah di dalam tim. Namun, Herdman menegaskan emosi tersebut tidak boleh berlarut-larut karena Indonesia segera menghadapi laga penentuan.

"Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan cepat dalam pekerjaan ini, sangat cepat. Kami memiliki pertandingan yang datang dengan sangat cepat menuju Singapura," tuturnya.


Wajib Bangkit Lawan Singapura

Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Singapura pada Jumat (7/8/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir Skuad Garuda untuk menjaga peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Herdman menegaskan Indonesia masih berada dalam persaingan. Dia ingin para pemain segera mengembalikan fokus dan pergi ke Singapura dengan satu target, yakni meraih kemenangan.

"Kami akan merasa kecewa dan marah untuk sementara waktu, tetapi sekarang kami harus mengembalikan fokus tim. Kami masih berada dalam persaingan. Para suporter juga masih berjuang bersama kami," katanya.

Pelatih berusia 51 tahun itu berjanji Timnas Indonesia akan memberikan respons pada pertandingan berikutnya. Dia tidak ingin perjuangan tim berakhir setelah mendapatkan pukulan berat dari Vietnam.

"Kami akan bangkit. Kami harus bangkit. Masih ada satu pertandingan lagi yang harus dijalani," ujar Herdman.

Indonesia kini menempati posisi ketiga Grup A dengan enam poin. Vietnam memimpin klasemen berbekal tujuh poin dan unggul selisih gol atas Singapura yang berada di posisi kedua.

Duel melawan Singapura akan menjadi ujian besar bagi Herdman dan para pemainnya. Kemenangan diperlukan untuk melewati perolehan poin tuan rumah sekaligus membuka jalan menuju semifinal Piala AFF 2026.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut