Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Debut Sempurna Mitchell Baker: 3 Gol, 6 Tembakan, Man of the Match
Advertisement . Scroll to see content

John Herdman Sengaja Menghilang saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja, Ujian Rahasia Garuda Terbongkar

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:15:00 WIB
John Herdman Sengaja Menghilang saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja, Ujian Rahasia Garuda Terbongkar
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyaksikan laga kontra Kamboja dari atas tribun Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. (Foto: iNews/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id John Herdman menghilang dari bangku cadangan Timnas Indonesia selama 30 menit awal pertandingan melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026) malam. Aksi tak biasa itu sengaja dilakukan untuk menguji kepemimpinan para pemain Skuad Garuda di tengah tekanan pertandingan Piala AFF 2026.

Herdman tidak langsung mendampingi pemain dari pinggir lapangan dalam laga lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 tersebut. Pelatih asal Inggris itu memilih berada di tempat khusus untuk menganalisis permainan dari sudut pandang berbeda.

Meski tidak melihat Herdman di bangku cadangan, para pemain Timnas Indonesia tetap tampil agresif dan terorganisasi. Skuad Garuda bahkan mampu mencetak tiga gol ke gawang Kamboja dalam waktu kurang dari setengah jam.

Mitchell Baker menjadi aktor utama dengan mencetak dua gol pada babak pertama. Sandy Walsh kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Indonesia unggul 3-0.


Herdman Percayakan Tim kepada Enam Pemimpin

Herdman menjelaskan, keputusan menjauh dari bangku cadangan merupakan bagian dari rencana yang telah disiapkan bersama kelompok pemimpin di dalam tim. Dia ingin melihat kemampuan pemain dalam mengambil tanggung jawab tanpa terus bergantung kepada arahan pelatih.

“Yang pertama adalah memberdayakan para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar dengan kelompok kepemimpinan,” kata Herdman kepada awak media, termasuk iNews Media Group, di Stadion Pakansari, usai laga.

“Saya pikir kami memiliki pemimpin yang fenomenal dalam kelompok ini, enam orang yang memimpin tim. Dan mereka tidak membutuhkan pelatih mereka di sana. Seperti yang Anda lihat, tiga gol tanpa pelatih di pinggir lapangan,” tuturnya. 

“Ini tentang memberikan contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan pemimpin. Anda tahu, terkadang mereka akan membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan salah satunya,” ucapnya.

Selain menguji kepemimpinan pemain, Herdman memanfaatkan posisi tersebut untuk mengamati bentuk permainan Timnas Indonesia secara lebih menyeluruh. Dia ingin mengevaluasi perkembangan taktik yang telah dibangun selama tiga pekan terakhir.

Metode itu sekaligus menjadi ujian mental bagi para pemain saat menghadapi tekanan pertandingan, sorotan besar, dukungan penonton, dan perlawanan Kamboja.

“Dan bagi saya, penting untuk melihat permainan secara taktis pada level yang berbeda untuk melihat bagaimana tiga minggu terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan lawan yang sulit,” tutur Herdman.

“Jadi bagi saya itu adalah malam yang baik. Saya bisa melakukan sedikit dari segalanya. Itu menyenangkan,” sambungnya.


Metode Herdman Berbuah Kemenangan Telak

Cara serupa pernah diterapkan Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, pada September 2025. Enrique saat itu menyaksikan babak pertama pertandingan PSG melawan Atalanta dari tribun penonton.

Enrique tetap mengendalikan taktik dari jarak jauh menggunakan alat komunikasi. Instruksi darinya kemudian disampaikan kepada para pemain melalui asisten pelatih yang berada di pinggir lapangan.

Eksperimen Herdman pada laga melawan Kamboja akhirnya memberikan hasil positif. Timnas Indonesia tetap mampu mengontrol pertandingan meski sempat kebobolan pada awal babak kedua.

Mitchell Baker kembali mencetak gol untuk melengkapi hat-tricknya. Jens Raven kemudian menutup pesta kemenangan Indonesia melalui gol pada pengujung pertandingan.

Timnas Indonesia mengakhiri laga dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Hasil tersebut menjadi bukti awal keberhasilan Herdman membangun tim yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga memiliki keberanian mengambil keputusan di lapangan.

Selepas menghadapi Kamboja, Timnas Indonesia dijadwalkan bertandang melawan Timor Leste pada Jumat (31/7/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Skuad Garuda untuk menjaga momentum di Grup A Piala AFF 2026.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut