Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brahim Diaz Jadi Rebutan Tiga Klub Premier League, Real Madrid Buka Opsi Jual
Advertisement . Scroll to see content

Jude Bellingham Blak-blakan Sebut Masalah Real Madrid usai Kalah dari Benfica

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:45:00 WIB
Jude Bellingham Blak-blakan Sebut Masalah Real Madrid usai Kalah dari Benfica
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham. (Foto: Real Madrid)
Advertisement . Scroll to see content

LISBON, iNews.id – Gelandang Real Madrid Jude Bellingham meluapkan kekecewaan usai timnya kalah 2-4 dari Benfica pada matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025-2026, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Los Blancos gagal finis di delapan besar Liga Champions dan harus menjalani babak playoff.

Kekalahan di Estádio da Luz terasa menyakitkan bagi Real Madrid. Mereka sempat memberi perlawanan, namun gol sundulan kiper Benfica Anatoliy Trubin pada menit ke-98 mengubur peluang lolos langsung ke fase gugur.

Bellingham tampil sepanjang pertandingan, tetapi tidak mampu mengangkat performa tim di momen krusial. Usai laga, dia mengaku belum bisa mencerna sepenuhnya kekalahan tersebut.

“Jelas ini menyakitkan untuk kalah dengan cara seperti ini,” ujar Jude Bellingham, dikutip dari ESPN. 

“Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan sekarang, saya belum yakin harus berpikir apa,” katanya.


Sorotan Mentalitas Jadi Isu Utama

Gelandang Timnas Inggris itu menilai Real Madrid memiliki kualitas pemain yang mumpuni. Namun, dia menyoroti masalah mentalitas yang dinilai belum konsisten di setiap pertandingan.

“Kami punya begitu banyak talenta, tapi kami butuh mentalitas yang sama, siapa pun lawannya,” kata Bellingham.

Komentar tersebut muncul di tengah performa Real Madrid yang naik turun sepanjang musim ini. Di Liga Champions musim ini, mereka menelan tiga kekalahan dari delapan laga fase liga, masing-masing melawan Liverpool, Manchester City, dan Benfica.

Kekalahan dari Benfica terasa paling menyakitkan karena terjadi di laga penentuan. Real Madrid hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga peluang finis di delapan besar, tetapi justru kehilangan kontrol permainan di menit-menit akhir.

Situasi semakin rumit ketika Real Madrid kehilangan dua pemain. Raúl Asencio dan Rodrygo diganjar kartu merah di fase akhir laga, membuat tim kesulitan bertahan dari tekanan Benfica.

Gol Trubin di menit ke-98 menjadi simbol kegagalan Real Madrid menjaga fokus hingga peluit akhir. Gol tersebut memastikan Benfica finis di peringkat ke-24 dan mengamankan tiket play-off.

Real Madrid kini harus mengalihkan fokus ke babak play-off Liga Champions. Mereka akan menghadapi Benfica kembali atau Bodo/Glimt, tergantung hasil undian yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

Bagi Jude Bellingham, kekalahan ini menjadi pengingat keras. Talenta besar tanpa konsistensi dan mentalitas seragam belum cukup membawa Real Madrid melangkah jauh di Liga Champions musim ini.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut