Julian Nagelsmann Makin Dekat Jadi Pelatih Baru MU, Michael Carrick Siap-Siap Didepak
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) dikabarkan semakin serius mempertimbangkan Julian Nagelsmann sebagai pengganti Michael Carrick. Masa depan Carrick terancam setelah Setan Merah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun.
Tekanan terhadap Carrick semakin besar setelah MU dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Kekalahan tersebut membuat jajaran petinggi klub mulai membahas kemungkinan pergantian pelatih.
Namun, manajemen MU belum mengambil keputusan akhir. Salah satu kendala utama adalah menentukan sosok paling tepat untuk mengambil alih kursi kepelatihan apabila Carrick benar-benar dipecat.
Menurut laporan jurnalis The Times, Paul Hirst, dukungan terhadap Nagelsmann kini semakin menguat di internal MU. Mantan pelatih Timnas Jerman itu menjadi kandidat utama bersama Eddie Howe.
Keduanya berstatus tanpa pekerjaan setelah Nagelsmann meninggalkan Timnas Jerman dan Howe berpisah dengan Newcastle United pada musim panas 2026.
Meski nama Nagelsmann semakin menguat, jajaran petinggi MU dikabarkan belum mencapai kesepakatan mengenai calon pelatih baru.
Direktur Olahraga MU, Jason Wilcox, disebut lebih menyukai Eddie Howe karena memiliki pengalaman panjang di Liga Inggris. Howe sebelumnya menangani Bournemouth sebelum melatih Newcastle United.
Howe juga dilaporkan tertarik mengambil pekerjaan di Old Trafford apabila mendapatkan tawaran resmi.
Sementara itu, Kepala Perekrutan MU, Christopher Vivell, lebih mendukung Nagelsmann. Dia disebut terkesan dengan kemampuan pelatih asal Jerman tersebut dan menginginkannya menjadi pengganti Carrick.
Ketertarikan Nagelsmann terhadap MU sebenarnya sudah muncul sejak lama. Pada Oktober 2020, ketika masih menangani RB Leipzig, dia pernah mengungkapkan kekagumannya terhadap Setan Merah menjelang pertandingan Liga Champions di Old Trafford.
"Saya sering menyaksikan pertandingan di Theatre of Dreams dan pertandingan MU melalui televisi. Bisa menjadi bagian dari pertandingan di stadion tersebut akan sangat menyenangkan," ujar Nagelsmann saat itu, dikutip dari Sport Bible.
"Saya menonton hampir setiap pertandingan MU sekitar 10 tahun lalu, ketika masih lebih muda dan menjadi pemain," lanjutnya.
Nagelsmann juga mengagumi kesuksesan Sir Alex Ferguson selama menangani MU. Dia tertarik melihat kemampuan pelatih legendaris asal Skotlandia tersebut dalam mempertahankan prestasi klub dari musim ke musim.
"Sir Alex Ferguson menjalani periode yang panjang dan sangat sukses bersama MU. Menarik melihat perubahan yang dia lakukan dari satu musim ke musim berikutnya," katanya.
Nagelsmann turut menyayangkan pertandingan kala itu berlangsung tanpa penonton akibat pembatasan pandemi Covid-19. Menurutnya, atmosfer Old Trafford akan memberikan pengalaman lebih berkesan apabila dipenuhi suporter.
Dalam wawancara dengan The Independent pada 2020, Nagelsmann juga pernah mengungkapkan keinginannya berkarier di Liga Inggris.
"Liga Inggris menarik bagi saya, begitu juga klub-klub di Bundesliga dan LaLiga. Namun, saya harus meningkatkan kemampuan bahasa Spanyol terlebih dahulu," ucapnya.
Pelatih asal Jerman itu menyadari persaingan di Liga Inggris sangat berat, terutama karena padatnya jadwal pertandingan dan tingginya tuntutan terhadap pelatih maupun pemain.
"Saya tahu situasinya sangat berat di Inggris. Saya membaca wawancara Klopp dan Guardiola mengenai padatnya jadwal pertandingan serta besarnya tuntutan terhadap pemain dan staf," ujarnya.
Nagelsmann juga pernah menyinggung tekanan menangani klub elite seperti Real Madrid dan Barcelona. Menurutnya, suporter, media, dan pengambil keputusan sering kali tidak memberikan waktu cukup bagi pelatih untuk mengembangkan tim.
Sebelumnya, jurnalis Ben Jacobs melaporkan pada April 2026 jika Nagelsmann tertarik membuka pembicaraan dengan MU. Ketertarikan itu muncul ketika manajemen sedang mempertimbangkan masa depan Carrick sebagai pelatih sementara.
Kini, nama Nagelsmann kembali menguat seiring memburuknya performa Setan Merah. Meski demikian, MU belum mengumumkan keputusan resmi mengenai masa depan Carrick maupun penunjukan pelatih pengganti.
Editor: Abdul Haris