JAKARTA, iNews.id - Jurgen Klopp menutup rapat peluang melatih Real Madrid. Dia memilih menjawab rumor panas tersebut hanya dengan emoji.
Mantan pelatih Liverpool tersebut angkat bicara setelah namanya dikaitkan dengan kursi pelatih Real Madrid, menyusul pemecatan Xabi Alonso. Klopp menegaskan situasi di Santiago Bernabeu sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya.
Jelang PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares: Wajib Hasil Positif!
Real Madrid resmi berpisah dengan Xabi Alonso pada Selasa, (13/1/2026), sehari setelah kalah 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak karena Alonso baru menangani Los Blancos selama tujuh bulan.
Selama masa singkat tersebut, Alonso mencatatkan mayoritas kemenangan dan mulai membangun tim sesuai visinya. Namun, dia dinilai gagal menemukan solusi cepat terkait keseimbangan skuad Real Madrid.
Manajemen klub menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara. Mantan pemain tim utama Real Madrid tersebut selama ini berkarier sebagai pelatih di akademi klub sambil menunggu penunjukan pelatih permanen.
Nama Jurgen Klopp sempat mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Alonso. Sky Sports Jerman melaporkan Klopp mempertimbangkan tawaran tersebut secara serius, meski akhirnya dibantah langsung oleh sang pelatih.
"Saya pikir rumor ini sudah beredar cukup lama. Dan saya tahu persis ke mana arah pertanyaan ini, tapi ini tidak ada hubungannya dengan saya," kata Klopp kepada media Australia, Servus TV.
Klopp Tegas Menolak, Telepon Masuk Dibalas Emoji
Klopp mengungkapkan ponselnya memang sempat berbunyi, namun bukan dari Madrid. Dia mengaku menerima sejumlah pesan dari orang-orang yang merasa perlu menghubunginya terkait posisi pelatih tersebut.
"[Ponsel saya] memang berdering, tapi bukan dari Madrid," ujar Klopp.
"Pasti ada beberapa orang yang merasa harus menghubungi saya secara langsung terkait peran itu. Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya, dan juga tidak memicu apa pun. Saya terkejut, itu benar, benar-benar terkejut. Lalu beberapa orang mengirimi saya pesan, dan saya membalas dengan berbagai emoji," tuturnya.
Klopp menambahkan kabar pemecatan Alonso tidak memengaruhi dirinya sama sekali. Dia menilai pergantian cepat tersebut menjadi sinyal masalah struktural di internal Real Madrid.
"Ini menunjukkan beberapa hal: di satu sisi, kami para pelatih tidak lagi punya waktu, dan di sisi lain, tuntutan di Real Madrid secara logis sangat besar," ujar Klopp.
"Saya pikir ketika kamu datang setelah seorang legenda dan pelatih luar biasa dengan gaya yang sangat spesifik seperti Carlo Ancelotti, lalu mencoba menerapkan aturan baru, kali ini terbukti terlalu sulit," ucapnya.
Sejak Januari 2025, Klopp menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull. Dia mengawasi delapan klub yang berada di bawah naungan perusahaan minuman energi tersebut dan mengaku menikmati peran barunya.
"Saya tidak merindukan apa pun," kata Klopp.
"Saya tidak merindukannya sejak detik pertama. Jika harus membuat keputusan hari ini, saya akan berkata tidak. Saya tidak akan kembali. Saya menikmati apa yang saya kerjakan sekarang. Saya tidak ingin berhenti bekerja. Saya hanya butuh sesuatu yang berbeda."
Editor: Reynaldi Hermawan
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku