BERLIN, iNews.id – Timnas Jerman langsung mengguncang sepak bola dunia usai tersingkir tragis di Piala Dunia 2026. Kekalahan memalukan dari Paraguay lewat adu penalti berujung pada kabar kepergian Julian Nagelsmann dari kursi pelatih.
Tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen, mengingat Jerman berada 31 peringkat FIFA di atas Paraguay. Kekalahan ini tercatat sebagai kejutan keempat terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia berdasarkan selisih peringkat.
Gawat! Elkan Baggott Terancam Batal Main di Premier League Musim Depan
Tekanan publik dan media Jerman mencapai puncak setelah hasil tersebut. Para pemain dinilai saling melempar tanggung jawab, sementara arah permainan tim menuai kritik keras. Dalam situasi itu, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyepakati paket pesangon untuk mengakhiri kerja sama dengan Nagelsmann.
Pernyataan Perpisahan Menyakitkan
DFB secara resmi mengumumkan kepergian Nagelsmann dan menyampaikan apresiasi melalui Presiden Bernd Neuendorf.
13 Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026: Messi Susul Ronaldo Besok?
“Asosiasi Sepak Bola Jerman secara tegas mengucapkan terima kasih kepada Julian Nagelsmann atas pekerjaannya sejak September 2023. Dia dikenal memiliki komitmen tinggi dan ambisi luar biasa. Julian Nagelsmann juga pribadi yang sangat bertanggung jawab dan tulus, sosok yang kami semua hargai,” ujar Neuendorf dikutip dari Sport Bible.
Dalam pernyataannya sendiri, Nagelsmann mengakui kegagalan pahit itu. “Keputusan ini sama sekali tidak mudah bagi saya. Prioritas utama saya selalu kesuksesan tim. Setelah kekecewaan yang begitu pahit, mereka pantas mendapat kesempatan untuk memulai dari awal. Saya ingin berterima kasih kepada staf pelatih, tim pendukung, dan semua orang di federasi yang mendukung kami, terutama para pemain yang mendapat kehormatan bekerja bersama saya,” kata dia.
Hasil Piala Dunia 2026: Swiss Hajar Aljazair, Pastikan Tiket 16 Besar
Nagelsmann juga menyampaikan pesan emosional untuk publik. “Terima kasih khusus untuk para penggemar. Kalian mengangkat kami, mempercayai kami, memberi energi, bahkan di masa-masa sulit. Sangat menyakitkan kami mengecewakan kalian dan tidak bisa memberi lebih banyak malam sepak bola yang berkesan di Piala Dunia ini. Kalian pantas mendapat lebih!”
Laporan media Jerman menyebut Nagelsmann menerima pesangon sebesar 6 juta poundsterling, setengah dari sisa kontraknya yang sejatinya berlaku hingga setelah Euro 2028.
Resmi! Cristiano Ronaldo Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
Klopp Makin Dekat ke Kursi Panas
Fokus kini mengarah ke Klopp, mantan pelatih Liverpool, Borussia Dortmund, dan Mainz 05. Isu itu menguat setelah Klopp tampil sebagai analis Piala Dunia di televisi Jerman dan memicu spekulasi luas.
DFB secara terbuka memberi sinyal. “Terkait penunjukan pelatih baru, pimpinan DFB akan segera mencari pembicaraan dengan Jürgen Klopp. Dia sudah menyatakan kesediaan secara umum untuk mengambil posisi tersebut,” bunyi pernyataan federasi.
Drama VAR! Portugal Usir Kroasia, Jumpa Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
Klopp sebelumnya menegaskan punya pekerjaan penuh waktu sebagai Head of Football di Red Bull, namun laporan terbaru menyebut dia siap kembali ke pinggir lapangan. Ketegangan Klopp dan Nagelsmann bahkan sempat terlihat di siaran langsung ketika Klopp melontarkan komentar, “Untungnya, Julian Nagelsmann masih memilih tim,” yang kemudian dia klarifikasi.
Era yang Berakhir Pahit
Nagelsmann mengambil alih Timnas Jerman pada 2024 setelah Hansi Flick kembali ke level klub bersama Barcelona. Kiprahnya sejak awal tak pernah benar-benar meyakinkan publik.
Di Euro 2024, Jerman tersingkir di perempat final oleh Spanyol. Harapan publik lalu tertumpu pada Piala Dunia 2026, mengingat Jerman belum pernah melampaui babak gugur pertama sejak juara pada 2014.
Keputusan skuad Nagelsmann menuai kontroversi, termasuk memanggil kembali Manuel Neuer yang berusia 40 tahun dari masa pensiun. Hasil uji coba terakhir sebelum turnamen bahkan diwarnai siulan penonton.
Akhirnya, mimpi Jerman runtuh lewat adu penalti melawan Paraguay. Kapten Joshua Kimmich secara terbuka melontarkan kritik keras kepada tim seusai laga.
Legenda Jerman Dietmar Hamann ikut menambah tekanan. “Saya tidak pernah yakin ini tim yang benar-benar bersatu. Jelas tugas pelatih menyatukan para pemain,” ujar Hamann. Dia juga menuding Nagelsmann mengabaikan pemain Jerman di Serie A dan Premier League.
Sebagian pengamat menilai permainan Jerman di bawah Nagelsmann lambat dan membosankan. Andai lolos, Jerman sejatinya akan bertemu Prancis di babak 16 besar, tantangan berat yang kini justru menanti Paraguay.
Editor: Reynaldi Hermawan