Juventus Bidik Mesin Gol Premier League, Selisih Harga Jadi Batu Sandungan
JAKARTA, iNews.id – Juventus mengincar Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace untuk menambal krisis lini depan. Namun banderol sang striker langsung memicu polemik besar di bursa transfer.
Sky Sport Italia melaporkan Juventus sudah melakukan pendekatan awal kepada Crystal Palace. Klub asal Turin itu mengajukan proposal senilai 35 juta Euro, angka yang disebut sulit diterima pihak Premier League.
Minat Juventus terhadap Mateta pertama kali disampaikan pakar transfer Gianluca Di Marzio. Dia menilai penyerang tengah asal Prancis tersebut cocok menambah opsi serangan tim asuhan Luciano Spalletti, terutama saat Dusan Vlahovic masih berkutat dengan cedera.
Situasi ini membuat Juventus bergerak cepat. Ketersediaan striker murni di skuad dinilai terbatas, sehingga Mateta muncul sebagai solusi jangka pendek sekaligus menengah.
Perbedaan persepsi harga langsung mencuat ke publik. Laporan Sky Sport Italia menyebut Crystal Palace bersedia melepas Mateta di kisaran 30 hingga 35 juta euro.
Namun media Inggris menampilkan cerita berbeda. Nilai Mateta diklaim berada di rentang 55 sampai 60 juta euro, angka yang jauh melampaui anggaran Juventus untuk transfer Januari.
Kondisi ini membuat negosiasi berpotensi alot. Situasi makin rumit karena Manchester United juga disebut memantau striker berusia 28 tahun tersebut.
Meski begitu, kontrak Mateta bersama Crystal Palace hanya berlaku hingga Juni 2027. Faktor durasi kontrak ini dinilai bisa menurunkan valuasi pemain dari angka puncaknya beberapa musim lalu.
Mateta bergabung ke Crystal Palace dari Mainz pada Januari 2021 dengan status pinjaman. Transfer itu dipermanenkan setahun kemudian dengan nilai total sekitar 14,5 juta Euro.
Performa Mateta musim ini menjadi alasan utama ketertarikan Juventus. Dia sudah mencetak 10 gol dan dua assist dari 32 penampilan kompetitif bersama Crystal Palace.
Produktivitas tersebut memberi sinyal kuat bagi Juventus di tengah kebutuhan mendesak akan penyerang. Keputusan akhir kini berada di meja negosiasi, menunggu apakah Palace bersedia menurunkan harga atau Juventus memilih target lain.
Editor: Reynaldi Hermawan