Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Juventus Krisis Gol! Statistik Serangan Memalukan jelang Jumpa Napoli
Advertisement . Scroll to see content

Juventus Hajar Napoli, Spalletti Malah Sentil Suporter Sendiri

Senin, 02 November 2026 - 08:12:00 WIB
Juventus Hajar Napoli, Spalletti Malah Sentil Suporter Sendiri
Luciano Spalletti meminta suporter Juventus berhenti saling menyalahkan (Foto: Juventus)
Advertisement . Scroll to see content

TURIN, iNews.id - Juventus mengalahkan Napoli 2-0 dalam lanjutan Liga Italia, Senin (2/11/2026) dini hari WIB. Tetapi kemenangan di Allianz Stadium justru diwarnai pesan keras Luciano Spalletti kepada suporter yang terus melontarkan kritik kepada timnya.

Spalletti meminta pendukung Juventus kembali berdiri di belakang tim. Menurut dia, saat ini bukan waktunya saling menyalahkan, melainkan bersatu untuk melewati periode sulit yang sedang dialami Si Nyonya Tua.

Kemenangan atas Napoli terasa sangat penting bagi Juventus. Sebab, sebelum pertandingan ini, suasana ruang ganti Bianconeri sedang tidak baik setelah mereka dipermalukan Genoa dengan skor 0-2 pada Rabu malam. Kekalahan dari tim yang berjuang menghindari degradasi tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap Spalletti dan para pemainnya.

Juventus sempat kesulitan mengembangkan permainan ketika menghadapi Napoli. Juan Cabal hampir membuka keunggulan, tetapi bola tendangannya hanya membentur tiang gawang. Sementara itu, Guglielmo Vicario melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Lorenzo Lucca pada awal pertandingan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Dua gol spektakuler dari Kerim Alajbegovic dan Jeremie Boga memastikan Juventus menang 2-0. Kedua pemain mencetak gol melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, dengan gol-gol tersebut tercipta di sekitar insiden Luca Marianucci yang menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.

Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Juventus setelah serangkaian situasi sulit. Seusai pertandingan, Spalletti bahkan terlihat memeluk erat anggota staf kepelatihannya sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.

Spalletti Puji Pemain Juventus, Bukan Dirinya Sendiri

Spalletti menegaskan para pemain Juventus pantas mendapatkan seluruh pujian atas kemenangan melawan Napoli. Dia menilai anak asuhnya mampu menunjukkan karakter dan keberanian untuk bangkit setelah mengalami tekanan besar.

“Mereka ikut menderita bersama saya, mereka juga bekerja dari pagi hingga malam. Saya orang pertama yang datang dan terakhir yang pergi, tetapi biasanya mereka menemani saya hampir sepanjang waktu,” kata Spalletti kepada DAZN Italia.

Meski mengapresiasi kerja keras staf kepelatihannya, Spalletti menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil perjuangan para pemain. Dia melihat timnya mampu menemukan kembali motivasi untuk mengambil inisiatif dan bermain lebih positif.

“Namun, pujian malam ini harus diberikan kepada tim. Mereka berhasil menggali kekuatan dari dalam diri sendiri dan menemukan keinginan untuk mengambil langkah pertama, bergerak maju, berpikir positif, lalu mereka berhasil melakukannya pada babak kedua dengan beberapa penyesuaian,” ujarnya.

“Saya pikir malam ini mereka sepenuhnya pantas mendapatkan kemenangan, sekaligus memulihkan sebagian kepercayaan diri terhadap sepak bola yang mampu mereka mainkan.”

Spalletti juga mengungkapkan ada sosok yang memberikan pengaruh besar terhadap perubahan mentalitas pemain Juventus. Dia menyebut Carnevali menjadi orang yang menyampaikan pesan penting kepada para pemain sebelum pertandingan.

“Pidato paling penting disampaikan oleh Carnevali, karena mereka tidak terbiasa mendengar suaranya. Hal itu saja sudah memaksa para pemain untuk memperhatikan, mendengarkan, dan menyerap perkataannya, karena itu pertama kalinya dia melakukan hal tersebut,” tutur Spalletti.

Pelatih asal Italia tersebut mengakui krisis kepercayaan diri menjadi salah satu persoalan yang harus segera diselesaikan Juventus. Menurut dia, sejumlah pemain mulai kehilangan keyakinan bahkan ketika melakukan hal-hal sederhana di lapangan.

Kesalahan umpan pendek maupun keraguan dalam mengambil keputusan bisa berdampak besar terhadap permainan kolektif. Spalletti menilai keraguan mengambil keputusan justru lebih berbahaya karena dapat menular kepada pemain lain.

Dia juga memberikan apresiasi terhadap perubahan permainan Juventus setelah pertandingan berjalan. Napoli memang mengawali laga dengan baik, tetapi Bianconeri mampu memberikan perlawanan dan semakin berani mengambil keputusan positif seiring berjalannya waktu.

“Napoli memulai pertandingan dengan baik, kami membalas dua atau tiga kali, tetapi seiring berjalannya pertandingan, para pemain tampil sangat baik dalam mengambil keputusan tepat, mendorong permainan ke depan, berpikir positif, dan meninggalkan ruang di belakang mereka yang sulit dipertahankan lawan. Para pemain pantas mendapatkan seluruh pujian malam ini,” katanya.

Juventus Masih Dilanda Masalah, Spalletti Minta Suporter Bersatu

Di balik kemenangan atas Napoli, Juventus masih menghadapi persoalan kebugaran pemain. Weston McKennie harus ditarik keluar saat jeda babak pertama karena mengalami masalah pada otot adduktor.

Kondisi Kerim Alajbegovic juga memunculkan kekhawatiran. Pencetak gol Juventus tersebut terlihat duduk di bangku cadangan dengan kompres es terpasang pada betisnya setelah mencetak gol.

Situasi semakin rumit karena Sarr tidak bisa dimainkan akibat demam. Spalletti bahkan mengungkapkan seluruh pergantian pemain yang dilakukannya dalam pertandingan tersebut terpaksa dilakukan karena kondisi yang tidak ideal.

Ketika ditanya apakah Juventus sudah memiliki struktur tim yang cukup untuk bersaing dengan komposisi pemain saat ini atau masih membutuhkan investasi besar pada masa mendatang, Spalletti menunjukkan ketidaksukaannya terhadap pertanyaan tersebut.

“Saya tahu permainan yang sedang Anda lakukan, dengan tekanan untuk memberikan tekanan kepada pihak lain agar mendapatkan keuntungan. Saat ini, kami belum memiliki struktur dalam hal apa pun, karena malam ini saya harus menarik keluar McKennie, Sarr mengalami demam dan tidak bisa bermain, semua pergantian pemain yang saya lakukan terpaksa dilakukan, dan kami harus bermain lagi pada Kamis,” ucapnya.

Selain persoalan skuad, hubungan antara tim dan suporter juga menjadi perhatian. Sebelum pertandingan melawan Napoli dimulai, sejumlah pendukung Juventus melontarkan hinaan dan meminta para pemain menunjukkan keberanian sejak menit pertama.

Bahkan, aksi protes sudah berlangsung di luar Allianz Stadium sebelum pertandingan dimulai. Kondisi tersebut memperlihatkan besarnya kekecewaan suporter terhadap performa Juventus dalam beberapa pertandingan terakhir.

Spalletti memahami situasi tersebut, tetapi dia meminta para pendukung tidak meninggalkan tim ketika sedang berada dalam masa sulit. Dia ingin Allianz Stadium kembali menjadi tempat yang memberikan tekanan kepada lawan, bukan justru menjadi sumber tekanan bagi pemain sendiri.

“Kami hanya harus terus berjalan. Ini adalah masa yang harus kami hadapi, setelah itu Anda bisa membicarakan apa pun yang diinginkan. Saat ini, kami harus tetap solid bersama stadion yang menunjukkan wajah aslinya pada babak kedua, berjuang bersama tim,” ujar Spalletti.

Dia juga menegaskan kritik terhadap dirinya maupun para pemain tidak akan membantu Juventus keluar dari situasi sulit. Menurut dia, kebersamaan antara tim dan pendukung menjadi kebutuhan utama untuk mengembalikan kekuatan Bianconeri.

“Anda bisa mengatakan Spalletti tidak bagus, pemain itu tidak bagus, singkirkan semua orang, tetapi saat ini kami membutuhkan persatuan, dan stadion ini harus kembali menjadi benteng kami. Sekalipun kami tidak bisa membuat mereka begitu bahagia, kami tetap membutuhkan suporter di sisi kami. Jadi, kami berterima kasih kepada semua orang yang hari ini memberikan tepuk tangan dan tetap bersama kami,” katanya.

Spalletti menutup pernyataannya dengan kembali mengajak seluruh elemen Juventus menjaga kekompakan. Dia menyadari situasi semakin sulit karena jumlah pemain yang tersedia sangat terbatas, sementara jadwal pertandingan terus berjalan.

“Ini adalah masa ketika kami harus saling bergandengan tangan dan berdiri bersama, berusaha untuk terus maju dan berpikir positif, sesuatu yang tidak mudah ketika jumlah pemain yang tersedia sangat sedikit. Ini adalah kemenangan yang pantas didapatkan para pemain, mereka layak mendapatkan tepuk tangan meriah. Kerja bagus, anak-anak,” pungkasnya.

Kemenangan 2-0 atas Napoli setidaknya memberikan modal penting bagi Juventus untuk memperbaiki kepercayaan diri. Namun, pesan Spalletti memperlihatkan satu hal: Bianconeri tidak hanya membutuhkan hasil positif di lapangan, tetapi juga dukungan penuh dari para suporter untuk melewati masa sulit.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut