Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antonio Conte Sepakat Jadi Pelatih MU? Posisi Carrick Makin Panas
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Roman Abramovich usai Dipaksa Tinggalkan Chelsea, Siap Beli Klub Baru?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00:00 WIB
Kabar Roman Abramovich usai Dipaksa Tinggalkan Chelsea, Siap Beli Klub Baru?
Roman Abramovich (Foto: Daily Mail)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id – Roman Abramovich kembali menjadi sorotan setelah hampir empat setengah tahun dipaksa melepas Chelsea. Mantan pemilik The Blues itu kini masih memiliki kekayaan sangat besar meski sebagian asetnya dibekukan akibat sanksi.

Abramovich mengambil alih Chelsea pada Juli 2003 dengan nilai 140 juta poundsterling atau sekitar Rp3,32 triliun. Selama 19 tahun kepemimpinannya, klub London Barat tersebut meraih lima gelar Premier League, lima Piala FA, dua Liga Champions, dua Liga Europa, dan tiga Piala Liga.

Chelsea juga memenangi Piala Dunia Antarklub FIFA pada 2022. Gelar tersebut membuat The Blues menjadi klub kelima dalam sejarah sepak bola Eropa yang meraih seluruh trofi utama yang tersedia.

Namun, era Abramovich di Stamford Bridge berakhir pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi finansial kepada sejumlah miliarder Rusia, termasuk Abramovich, pada Maret 2022. Asetnya di Inggris dibekukan dan Chelsea kemudian dijual senilai 2,5 miliar poundsterling atau sekitar Rp59,3 triliun.

Kini, Abramovich menjadi fokus dokumenter investigasi BBC Panorama berjudul Roman Abramovich: How He Hid His Fortune (Roman Abramovich: Bagaimana Dia Sembunyikan Kekayaannya).

Tim hukumnya membantah adanya kesalahan maupun tindakan tidak semestinya terkait urusan keuangannya pada masa lalu.


Kekayaan Abramovich Masih Fantastis

Abramovich kini diyakini membagi waktunya antara Turki, Dubai, dan Moskow. Dua kapal pesiar super miliknya, Eclipse dan Solaris, masing-masing bernilai 530 juta poundsterling dan 430 juta poundsterling, atau sekitar Rp12,57 triliun serta Rp10,20 triliun.

Berdasarkan perkiraan pelacak kekayaan independen termasuk Forbes, kekayaan Abramovich saat ini berada di kisaran 6,8 miliar hingga 7,1 miliar poundsterling. Nilainya setara sekitar Rp161,30 triliun hingga Rp168,41 triliun.

Sebelum terkena sanksi, kekayaannya diperkirakan mencapai 10,5 miliar hingga 13,5 miliar poundsterling atau sekitar Rp249,06 triliun hingga Rp320,22 triliun. Sebagian aset tersebut kini masih dibekukan, dibatasi, atau berada di bawah perintah pengadilan.

Dana penjualan Chelsea sebesar 2,5 miliar poundsterling masih tersimpan di rekening bank Inggris melalui mantan perusahaan induk klub, Fordstam Ltd. Pemerintah Inggris menetapkan seluruh hasil bersih penjualan harus digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi korban perang Ukraina, tetapi transfer tersebut masih terhambat proses hukum.

Selain itu, Pengadilan Kerajaan Jersey membekukan aset finansial Abramovich senilai 5,4 miliar poundsterling atau sekitar Rp128,09 triliun pada 2022 setelah penyelidikan kriminal diluncurkan. Belum ada dakwaan pidana yang dijatuhkan dan tim hukumnya menyebut pembekuan aset serta penyelidikan tersebut sebagai tindakan yang “tidak adil dan abusif”.


Siap Beli Klub Baru?

Spekulasi mengenai kembalinya Abramovich ke dunia kepemilikan klub sempat muncul setelah laporan dari Turki mengaitkannya dengan Galatasaray. Namun, miliarder berusia 59 tahun itu membantah kemungkinan tersebut.

Dalam buku terbitan 2025 berjudul Sanctioned: The Inside Story of the Sale of Chelsea FC, Abramovich menegaskan dia tidak tertarik kembali memegang peran profesional di sebuah klub.

“Saya tidak tertarik pada peran apa pun di klub sepak bola, tentu saja bukan peran profesional,” kata Abramovich.

Dia masih membuka kemungkinan terlibat dalam proyek yang berkaitan dengan akademi dan pemain muda, terutama untuk membantu mereka yang berasal dari latar belakang sulit.

“Mungkin ada sesuatu di mana saya bisa membantu akademi dan pemain muda, memberikan kesempatan lebih besar kepada orang-orang dari latar belakang sulit, jika ada inisiatif yang bisa memberikan perubahan,” ujarnya.

“Tetapi untuk kepemilikan atau peran profesional di sebuah klub, saya sudah selesai dengan itu untuk kehidupan ini,” lanjut Abramovich.

Pernyataan tersebut menutup spekulasi mengenai kemungkinan Abramovich membeli klub baru. Meski masih memiliki kekayaan ratusan triliun rupiah, dia menegaskan era kepemilikannya di sepak bola profesional telah berakhir.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut