Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kontroversi Liverpool vs Arsenal! Madueke Benturkan Kepala ke Mac Allister tapi Bebas Kartu Merah, VAR Ungkap Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Kai Havertz Ukir Rekor Fenomenal usai Bawa Arsenal Permalukan Liverpool

Senin, 02 November 2026 - 18:28:00 WIB
Kai Havertz Ukir Rekor Fenomenal usai Bawa Arsenal Permalukan Liverpool
Striker Arsenal Kai Havertz menjadi pemain Jerman tersubur di Premier League usai menjebol gawang Liverpool di Anfield, Minggu (1/11/2026) malam WIB. (Foto: Focus Online)
Advertisement . Scroll to see content

LIVERPOOL, iNews.id – Kai Havertz mencetak rekor fenomenal di Liga Inggris setelah membawa Arsenal mempermalukan Liverpool 1-0 pada lanjutan Liga Inggris 2026-2027 di Anfield, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Golnya ke gawang tuan rumah membuatnya menjadi pemain Jerman tersubur sepanjang era Premier League.

Gol tunggal Havertz pada menit ke-16 bukan hanya memastikan kemenangan penting Arsenal atas Liverpool. Pemain berusia 27 tahun itu juga resmi mengoleksi 46 gol sepanjang kariernya di Premier League, melewati catatan Ilkay Gundogan yang sebelumnya memegang rekor dengan 45 gol.

Pencapaian tersebut dikonfirmasi perusahaan penyedia statistik sepak bola, Opta. Havertz kini berdiri sendirian sebagai pemain asal Jerman paling produktif dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris sejak bergulir dengan format Premier League pada 1992.

Menariknya, rekor tersebut tercipta dalam pertandingan yang memiliki arti besar bagi Arsenal. The Gunners akhirnya mengakhiri penantian selama 14 tahun untuk kembali meraih kemenangan liga di Anfield, markas Liverpool yang selama ini sulit mereka taklukkan.

Terakhir kali Arsenal memenangkan pertandingan Premier League di Anfield terjadi pada September 2012. Gol Havertz kali ini sekaligus membawa skuad asuhan Mikel Arteta memperkokoh posisi di puncak klasemen Liga Inggris 2026/2027.

Arsenal kini unggul tiga poin atas Manchester City dalam persaingan perebutan gelar. Sementara Liverpool harus menerima kekalahan di kandang sendiri setelah gagal membalas gol cepat Havertz.

Momen bersejarah Havertz bermula ketika pertandingan baru berjalan 16 menit. Arsenal memanfaatkan kesalahan distribusi bola kiper Liverpool, Alisson Becker, untuk membangun serangan berbahaya.

Declan Rice kemudian melepaskan umpan mendatar ke depan gawang Liverpool. Havertz yang berdiri di tiang jauh berhasil menyambut bola dan menuntaskannya menjadi gol pembuka Arsenal.

Penyelesaian sederhana tersebut ternyata memiliki makna besar. Gol itu menjadi torehan ke-46 Havertz di Premier League, sekaligus menggeser Ilkay Gundogan dari puncak daftar pencetak gol terbanyak asal Jerman sepanjang sejarah kompetisi.

Berdasarkan data Opta, Gundogan sebelumnya mencatatkan 45 gol selama memperkuat Manchester City. Mantan gelandang Timnas Jerman tersebut kini harus menyerahkan rekor yang sebelumnya dia pegang kepada Havertz.

Dari total 46 gol yang telah dikoleksi Havertz, sebanyak 19 di antaranya dicetak ketika memperkuat Chelsea. Sementara 27 gol lainnya dibukukan setelah dia bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2023.

Havertz pertama kali merumput di Premier League bersama Chelsea pada 2020 setelah didatangkan dari Bayer Leverkusen. Dia menghabiskan tiga musim bersama The Blues sebelum melanjutkan kariernya bersama Arsenal.

Gol ke gawang Liverpool juga menjadi gol ketiga Havertz di Premier League musim 2026/2027. Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya tetap penting dalam persaingan lini depan Arsenal.

Pencapaian Havertz semakin menarik karena sepanjang kariernya di Inggris, dia tidak selalu bermain sebagai penyerang tengah murni. Pemain Timnas Jerman itu juga kerap mendapat tugas sebagai gelandang serang maupun gelandang tengah.

Perubahan peran tersebut membuat catatan 46 gol Havertz memiliki nilai tersendiri. Dia mampu melampaui rekor Gundogan meski beberapa kali harus menjalankan tanggung jawab berbeda dalam skema permainan timnya.


Kepercayaan Mikel Arteta Terbayar, Arsenal Akhiri Kutukan Anfield

Keberhasilan Havertz mencetak gol kemenangan juga menjadi pembuktian terhadap keputusan Mikel Arteta dalam menentukan susunan pemain Arsenal.

Arteta memilih memainkan Havertz sejak menit pertama dan mencadangkan Viktor Gyokeres dalam salah satu pertandingan tandang terpenting Arsenal musim ini.

Keputusan tersebut langsung memberikan hasil. Havertz hanya membutuhkan 16 menit untuk membuktikan ketajamannya sekaligus memberikan keunggulan kepada tim tamu.

Pilihan Arteta menjadi sorotan karena persaingan di lini serang Arsenal cukup ketat. Kehadiran Gyokeres membuat Havertz harus terus menunjukkan kontribusinya untuk mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.

Meski tidak selalu dikenal sebagai penyerang dengan penyelesaian akhir paling konsisten, Havertz memiliki kemampuan bermain di sejumlah posisi. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan dia tetap mendapatkan kepercayaan dari Arteta.

Gol di Anfield menjadi bukti pentingnya kontribusi Havertz dalam pertandingan besar. Selain memecahkan rekor pribadi, dia berhasil membantu Arsenal meraih kemenangan yang telah dinantikan selama lebih dari satu dekade.

Liverpool sebenarnya berusaha membalas sepanjang pertandingan. Namun, organisasi pertahanan Arsenal mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan tersebut membuat Arsenal membawa pulang tiga poin sekaligus mempertahankan momentum positif dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Bagi Havertz, keberhasilan memecahkan rekor Gundogan membuka peluang untuk terus memperbesar catatan golnya di Inggris. Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, dia masih memiliki kesempatan menambah koleksi gol dalam beberapa musim mendatang.

Pencapaian tersebut juga menjadi tonggak penting perjalanan karier Havertz. Setelah sempat menghadapi berbagai kritik mengenai konsistensi permainannya, dia kini tercatat sebagai pemain Jerman paling subur sepanjang sejarah Premier League.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut