Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bus The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Suporter Perempuan Terluka hingga Bayi dan Balita Trauma
Advertisement . Scroll to see content

Kakang Rudianto Disorot Bobotoh, Igor Tolic Pasang Badan: Kritik Saya, Bukan Pemain!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:12:00 WIB
Kakang Rudianto Disorot Bobotoh, Igor Tolic Pasang Badan: Kritik Saya, Bukan Pemain!
Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto, mendapat sorotan tajam dari bobotoh. (Foto: I.League)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Kakang Rudianto mendapat pembelaan langsung dari Pelatih Persib BandungIgor Tolic setelah bek muda tersebut menjadi sasaran kritik sejumlah Bobotoh saat Maung Bandung ditahan Dewa United Banten FC 2-2. Tolic menerima kritik suporter, namun dia meminta tekanan tidak diarahkan secara berlebihan kepada pemain secara personal.

Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Dewa United pada pekan keempat Super League 2026-2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026).

Dewa United sempat membuat Persib berada dalam posisi sulit setelah Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui mencetak gol. Maung Bandung kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic serta Marc Klok hingga pertandingan berakhir 2-2.

Kakang tetap bermain selama 90 menit meski performanya mendapat sorotan dari sebagian suporter. Tolic menegaskan keputusan memainkan seorang pemain sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelatih. Karena itu, dia memilih berdiri di depan untuk melindungi anak asuhnya dari kritik personal.

Tolic, dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (12/10/2026), menilai kritik akan selalu muncul dalam sepak bola. Namun, jika ada pihak yang harus menerima kritik terkait pemilihan pemain, dia meminta kritik tersebut diarahkan kepadanya karena pelatih menjadi pihak yang menentukan siapa saja yang turun ke lapangan.


Tolic Soroti Jadwal Padat Persib Bandung

Pelatih asal Kroasia tersebut juga mengingatkan beratnya agenda Persib musim ini. Selain bertarung di kompetisi domestik, Marc Klok dan kolega harus tampil di AFC Champions League (ACL) Two serta ASEAN Club Championship (ACC).

Menurut Tolic, persoalannya bukan sekadar pemain merasa lelah atau tidak. Jadwal pertandingan Persib memang sangat padat, sementara seluruh pemain di ruang ganti tetap memiliki keinginan tampil maksimal pada setiap pertandingan.

Dia menjelaskan pertandingan di Liga Champions menghadirkan level persaingan berbeda. Situasi serupa berlaku ketika Persib tampil di Shopee Cup. Kondisi semakin menantang karena tim harus memainkan pertandingan setiap tiga hari dengan lawan yang dia gambarkan memiliki level seperti Persija Jakarta atau Dewa United.

Situasi tersebut membuat rotasi dan pemilihan pemain menjadi bagian penting dari pekerjaannya. Karena itu, Tolic tidak mempermasalahkan apabila suporter mempertanyakan taktik maupun rotasi yang diterapkan tim pelatih.


Igor Tolic: Kritik Pelatih, Jangan Serang Pemain

Tolic justru menyayangkan kritik yang diarahkan khusus kepada Kakang. Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, mengkritik pemain secara personal bukan sesuatu yang tepat. Kritik terhadap strategi, taktik atau rotasi pelatih masih dianggap sebagai bagian wajar dari sepak bola.

Dia juga mengingatkan Kakang kemungkinan bukan pemain terakhir yang menjadi sasaran. Tolic menyebut Marc Klok dan Peralta sebagai contoh pemain lain yang dapat mengalami situasi serupa apabila kebiasaan menyerang individu terus berulang.

Meski demikian, Tolic tetap memahami suporter mempunyai hak menyampaikan pendapat. Bobotoh yang datang ke stadion telah membeli tiket dan memiliki kebebasan menyuarakan penilaian terhadap tim.

Namun, dia berharap kritik tersebut tidak memberikan dampak negatif kepada pemain. Menurut Tolic, Persib membutuhkan kebersamaan antara tim dan suporter untuk menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Tolic juga menilai mayoritas Bobotoh masih berada di belakang Persib. Dia menyebut 99,9 persen pendukung tetap bersama tim, sementara suara kritik dari sebagian kecil suporter harus disikapi tanpa merusak dukungan kepada pemain.

Bagi Tolic, tekanan verbal yang berlebihan kepada Kakang tidak membantu sang pemain. Dia pun kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan ketika Persib harus menjalani persaingan di Super League 2026-2027, ACL Two, dan ASEAN Club Championship secara bersamaan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut