Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persib Cetak Sejarah Jadi Tim Indonesia Pertama Menang di Australia, Luka Menalo Jadi Pembeda
Advertisement . Scroll to see content

Kalah dari Persib, Kapten Melbourne Victory Ngamuk dan Ribut dengan Suporter

Kamis, 05 November 2026 - 09:24:00 WIB
Kalah dari Persib, Kapten Melbourne Victory Ngamuk dan Ribut dengan Suporter
Kapten Melbourne Victory, Jason Davidson (tengah). (Foto: Soccerway)
Advertisement . Scroll to see content

MELBOURNE, iNews.id – Kapten Melbourne Victory, Jason Davidson, terlibat ketegangan dengan sejumlah suporter setelah timnya kalah 1-2 dari Persib Bandung pada lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026-2027, Rabu (4/11/2026) malam. Dia bahkan terlihat berusaha melewati pagar tribun sebelum dicegah petugas.

Insiden tersebut terjadi setelah pertandingan ketika pelatih Giovanni Savarese meminta para pemain menghampiri tribun utara untuk berterima kasih kepada suporter. Namun, situasi justru memanas saat Davidson terlibat adu mulut dengan sejumlah pendukung dari kelompok Northern Terrace.

Davidson tampak tersinggung dengan perkataan salah satu atau beberapa suporter. Dia kemudian berusaha melompati pagar untuk mendekati mereka, tetapi petugas tribun segera menahannya.

Ketegangan itu terjadi di tengah kekecewaan Melbourne Victory yang kembali gagal mengalahkan Persib. Tim asal Australia tersebut sebenarnya sempat unggul 1-0 hingga menit ke-80 sebelum akhirnya menyerah 1-2.

Kekalahan tersebut semakin menyakitkan karena Melbourne Victory sebelumnya juga takluk 0-2 ketika bertandang ke Bandung pada pertandingan ketiga, sepekan sebelumnya.


Melbourne Victory Terancam Gagal Lolos 16 Besar

Dua kekalahan beruntun dari Persib membuat Melbourne Victory tertahan di posisi ketiga klasemen Grup E. Mereka kini harus berjuang dalam dua pertandingan tersisa demi merebut tiket babak 16 besar.

Situasi semakin sulit karena Melbourne Victory masih harus bertandang ke markas Seoul pada pertandingan keenam. Laga tersebut berpotensi menjadi pertandingan wajib menang untuk menjaga peluang lolos.

Performa Melbourne Victory saat menghadapi Persib juga mendapat sorotan. Di hadapan sekitar 3.400 penonton yang sebagian besar mendukung tim tamu, mereka gagal menciptakan peluang besar sepanjang pertandingan.

Dari 12 percobaan tembakan, tidak satu pun tercatat tepat sasaran. Catatan tersebut memperlihatkan kesulitan Melbourne Victory dalam membongkar pertahanan Persib.

Kondisi ini memperpanjang tren buruk Melbourne Victory bersama pelatih anyar Giovanni Savarese. Mereka baru meraih satu kemenangan dalam delapan pertandingan kompetitif terakhir.

Satu-satunya pertandingan tanpa kebobolan dalam periode tersebut terjadi ketika Melbourne Victory mengalahkan Seoul 3-0 di kandang.

Di kompetisi domestik, situasinya juga belum membaik. Melbourne Victory menempati peringkat kesembilan klasemen A-League setelah gagal menang dalam tiga pertandingan awal musim, dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Melbourne Victory selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Adelaide United pada Minggu (8/11/2026) malam. Pertandingan melawan rival lamanya itu menjadi tantangan berikutnya bagi skuad Savarese.

Sementara itu, Adelaide United lebih dahulu menjalani pertandingan kompetisi Asia pada Kamis dengan menghadapi Lion City Sailors di Singapura. Klub yang diperkuat Bailey Wright tersebut sebelumnya mengalahkan Adelaide 1-0 di Stadion Hindmarsh.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut