Kalah dari Persija, 4 Hal Ini Bikin Konsentrasi Pemain Persib Terganggu
SOLO, iNews.id - Kekalahan pahit harus ditelan Persib Bandung saat meladeni Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (03/11/2017) sore.
Itu menjadi kekalahan perdana Maung Bandung dari Persija dalam 6 tahun terakhir. Sebelumnya, dari sembilan pertemuan sebelumnya di semua ajang, Persib mampu dua kemenangan, dan tujuh kali imbang.
Menurut Pelatih Persib Emral Abus, setidaknya ada empat hal yang membuat konsentrasi pasukannya terganggu dalam duel klasik yang dipimpin wasit asal Australia Shaun Evans itu.
Pertama, tim asal kota yang dijuluki Paris van Java itu harus kehilangan gelandang Kim Kurniawan pada menit kedelapan setelah dijegal Rudi Widodo. Pelanggaran itu membuat pemain naturalisasi itu tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan Dedi Kusnandar pada menit ke-11.
Kedua, Persib harus ikhlas menerima keputusan wasit yang menganulir gol sundulan striker Ezechiel N'Douassel.
Ketiga, Persib kembali merasa dirugikan setelah defender Achmad Jufriyanto divonis melanggar striker Persija Bruno Lopes di kotak terlarang pada menit ke-77. Alhasil, dari penalti yang dieksekusi sendiri oleh Lopes itu gawang Persib kebobolan.
Keempat, emosi para pemain Maung Bandung semakin meninggi setelah melihat keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah buat defender Vladimir Vujovic pada menit ke-84. Palang pintu yang biasa disapa Vlado itu diusir karena protes atas kartu kuning yang diterimanya sebelumnya.
"Momen itu mungkin mengganggu konsentrasi pemain," ujar Pelatih Persib Emral Abus, dikutip situs resmi Liga 1.
Saya bicara jujur dan tidak mengada-ngada. Kalah tidak masalah, tapi kami sempat mencetak gol karena jaring gawang sampai goyang," ujar Umuh Muchtar, manajer Persib.
Setelah kejadian terakhir itu, para pemain Persib tak kuasa menahan kemarahannya. Mereka meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir yang membuat akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.
Editor: Abdul Haris