Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Tendangan Kungfu EPA U-20 Resmi Ditutup, Dua Klub Sepakat Evaluasi Total

Rabu, 22 April 2026 - 21:48:00 WIB
Kasus Tendangan Kungfu EPA U-20 Resmi Ditutup, Dua Klub Sepakat Evaluasi Total
Dewa United U-20 dan Bhayangkara FC U-20 melakukan mediasi di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). (Foto: iNews/Andri Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dewa United U-20 dan Bhayangkara FC U-20 sepakat menutup kasus tendangan kungfu di Elite Pro Academy (EPA) U-20 dengan evaluasi bersama.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam mediasi yang berlangsung di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). Kedua klub memilih menyelesaikan konflik secara damai sambil menekankan pembenahan internal.

Insiden itu terjadi dalam laga EPA U-20 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026). Dalam pertandingan tersebut, Fadly Alberto Hengga melakukan tendangan kungfu ke arah Raka Nurholis.

Aksi tersebut memicu perhatian luas karena dinilai melanggar sportivitas di level pembinaan pemain muda. Peristiwa itu menjadi sorotan dalam kompetisi usia dini.


Dewa United Terima Maaf, Tegaskan Evaluasi

Direktur Akademi Dewa United, Firman Utina, menyampaikan proses mediasi berjalan lancar dan berakhir dengan saling memaafkan. Dia menekankan tanggung jawab bersama dalam membina pemain muda.

"Alhamdulillah hari ini mediasi sudah selesai, kami sudah bersilaturahmi, sudah memaaf-maafkan. Kembali lagi, anak-anak ini adalah tanggung jawab kita sama-sama. Anak-anak ini bukan anak-anak kita, tapi anak-anak kami," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut