Kelme Mendadak Ubah Jersey Timnas Indonesia, Fans Garuda Ngamuk!
JAKARTA, iNews.id - Jersey Timnas Indonesia diubah Kelme dengan menambahkan patch juara FIFA ASEAN Cup 2026. Tapi sejumlah penggemar mempertanyakan status resmi emblem bertuliskan “Champions of ASEAN” tersebut.
Kelme selaku apparel resmi Timnas Indonesia memperkenalkan versi jersey kandang dengan tambahan emblem juara. Namun, kehadiran patch tersebut justru memicu perdebatan di kalangan Garuda Fans, terutama terkait apakah emblem itu merupakan bagian resmi dari penyelenggara turnamen.
Indonesia merebut gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit dalam pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 5 Oktober 2026.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi skuad Garuda pada turnamen edisi perdana. Kelme kemudian menghadirkan identitas juara itu melalui patch khusus yang disematkan pada jersey kandang Timnas Indonesia.
Dalam foto resmi yang dibagikan Kelme, patch tersebut berada di bagian dada, tepat di antara logo apparel di sisi kanan dan lambang Garuda di sisi kiri. Posisi itu membuat emblem juara menjadi salah satu elemen baru yang paling mencolok pada bagian depan jersey.
Patch berbentuk perisai tersebut didominasi warna emas. Pada bagian atas terdapat lambang Garuda berukuran kecil dengan tulisan Indonesia, sedangkan bagian tengahnya menampilkan tulisan “Champions of ASEAN” menggunakan huruf kapital bergaya klasik.
Pemasangan emblem juara di jersey merupakan cara yang lazim digunakan untuk menandai prestasi sebuah tim nasional. Praktik serupa juga dikenal dalam kompetisi besar, termasuk penggunaan patch khusus oleh negara yang menjuarai Piala Dunia.
Di luar tambahan emblem, desain utama jersey kandang Timnas Indonesia tetap dipertahankan. Warna merah masih mendominasi keseluruhan tampilan, dilengkapi motif garis putih horizontal pada bagian badan yang menyerupai sapuan kuas.
Bagian kerah menggunakan bentuk V dengan aksen putih. Detail senada juga terlihat pada ujung lengan, sementara label di bagian dalam kerah menampilkan lambang Garuda dan tulisan Bhinneka Tunggal Ika.
Meski desain dasarnya tidak berubah, perhatian penggemar justru tertuju pada patch juara yang disematkan Kelme. Sejumlah pengguna Instagram mempertanyakan apakah emblem tersebut merupakan badge resmi atau tambahan yang dibuat untuk versi jersey terbaru.
Salah satu pengguna Instagram menulis, “resmi atau dibuat buat patch nya? atau dibikin biar laku tuh Jersey?”
Komentar lain juga mengkritik desain dan mempertanyakan tidak adanya patch FIFA pada jersey tersebut. Pengguna itu menulis, “Jelekk, ini menang event FIFA, mana FIFA patch nya. Berasa kaya juara aff klo gini.”
Pengguna lainnya meminta Kelme mempertimbangkan kembali desain emblem tersebut. Dia menilai penambahan tulisan FIFA pada patch akan membuat jersey terasa lebih lengkap dan menarik bagi penggemar.
“Tarik dulu min , kasih kalimat Fifa nya di patch itu yg rakyat indonesia mau pasti bakal rame & laku keras , kalo polos kaya gitu masih ada yg kurang aja ga lengkap”
Ada pula pengguna yang menyebut emblem tersebut sebagai “Unofficial badge”, yang berarti lencana tidak resmi. Komentar itu mencerminkan keraguan sebagian penggemar terhadap status patch yang dipasang pada jersey juara Timnas Indonesia.
Editor: Reynaldi Hermawan