Kisah Kelam Thiago Silva, Nyaris Meninggal karena Penyakit
PARIS, iNews.id - Pengalaman buruk dimiliki Thiago Silva. Bek Timnas Brasil tersebut nyaris meninggal dunia pada 2005 lalu.
Ketika itu Silva masih berusia 21 tahun. Dia mengidap penyakit tuberkulosis yang membuat paru-parunya melemah.
"Tampaknya itu seperti bakal mengakhiri karier saya. Saya menginap di rumah sakit selama enam bulan. Tapi saat pasien lainnya kurus, saya justru kelebihan berat badan," kata Silva dikutip dari The Sun, Kamis (27/8/2020).
"Dokter menyuruh saya bangun dan berjalan-jalan. Tapi saya tidak mampu melakukannya. Penyakit ini bisa menular sehingga saya harus diisolasi. Saya menghabiskan waktu dengan main game," tuturnya.
Resmi ke Chelsea, Ben Chilwell: Kami Siap Mengejar Gelar Juara
Ketika itu Silva tengah jalani masa peminjaman di Dynamo Moscow. Namun karena penyakitnya, dia tidak sekalipun terlibat dalam pertandingan.
"Pada 2005 saya dipinjamkan ke Dynamo Moscow. Kotanya mengerikan, saya kedinginan dan akhirnya jatuh sakit," ucapnya.
Divonis 21 Bulan Penjara, Harry Maguire Dicoret Timnas Inggris
Karena tak kunjung sembuh, dokter menyarankan agar Silva mau membuang sebagian paru-parunya. Sang pemain jelas ketakutan. Tapi untungnya hal itu tidak terjadi.
"Saya sempat terpikir untuk pensiun dan tidak bermain bola lagi. Saya memberitahukan itu kepada ibu. Tapi dia berkata bahwa saya harus tetap bekerja keras. Jadi saya berubah pikiran dan akhirnya mencari klub lain," ujar Silva.
Pemain bernama lengkap Thiago Emiliano da Silva itu akhirnya bergabung dengan Fluminense. Dia kemudian direkrut AC Milan pada 2009 dan menjelma jadi salah satu bek terbaik dunia.
Selanjutnya, Silva meneruskan karier di Paris Saint-Germain (PSG). Selama delapan tahun, dia turut merasakan 23 gelar juara.
Setelah meninggalkan PSG, Silva kabarnya akan direkrut oleh Chelsea. Kesepakatan bakal diumumkan dalam waktu dekat ini.
Editor: Bagusthira Evan Pratama