Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kakang Rudianto Menikah di Hari Ulang Tahun, Dapat Momen Tak Terlupakan
Advertisement . Scroll to see content

Komentar Hati-Hati John Herdman usai Pantau Super League

Senin, 26 Januari 2026 - 18:40:00 WIB
Komentar Hati-Hati John Herdman usai Pantau Super League
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, masih berhati-hati dalam berkomentar usai memantau langsung Super League 2025-2026. Dia menegaskan belum ingin menarik kesimpulan cepat terkait kualitas liga maupun pemain.

John Herdman menyampaikan pandangan tersebut setelah menyaksikan dua pertandingan Super League dalam rangka memantau calon pemain Skuad Garuda. Dia memilih pendekatan hati-hati meski mengaku mendapat kesan awal yang positif.

Pelatih asal Inggris itu hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Persija Jakarta menghadapi Madura United pada Jumat (23/1/2026). Keesokan harinya, dia melanjutkan pemantauan dengan menonton laga Persita Tangerang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kelapa Dua, Tangerang.

Herdman menegaskan kehadirannya di stadion bukan untuk memberi penilaian instan. Fokus utamanya melihat sebanyak mungkin pemain sebelum menentukan arah seleksi Timnas Indonesia.

“Saya pikir saya perlu menyaksikan beberapa laga lain sebelum memberikan opini mengenai liga. Namun, apa yang saya lakukan di sini adalah melihat pemain sebanyak yang saya bisa,” jelas Herdman, dikutip Senin (26/1/2026).

Komentar tersebut menegaskan pendekatan realistis Herdman. Dia menilai pengamatan langsung menjadi fondasi penting sebelum menentukan pilihan, bukan sekadar bersandar pada statistik atau laporan teknis.


Fokus Herdman: Pemain, Bukan Opini

Herdman juga menekankan pentingnya kehadiran pelatih Timnas di tengah kompetisi domestik. Menurut dia, kehadiran tersebut memberi pesan langsung kepada pemain soal peluang di level nasional.

“Saya pikir itu adalah peran penting bagi sebuah pelatih, di mana Anda terlihat dan para pemain tahu bahwa Anda ada di sana,” ujarnya.

Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan proses pemantauan tidak bersifat singkat. Dia sudah menyiapkan agenda khusus untuk menyaksikan pemain Indonesia dalam rentang waktu cukup panjang.

“Untuk saya menyaksikan pemain Indonesia sebanyak yang saya bisa untuk 2-3 bulan ke depan. Kami punya tahun yang sibuk kali ini,” ucap Herdman.

Agenda Timnas Indonesia memang padat pada 2026. Tim Merah Putih dijadwalkan tampil di FIFA Series pada Maret, lalu berlanjut ke Hyundai Cup atau Piala AFF.

“Kami ada FIFA Series pada Maret nanti, lalu Hyundai Cup. Dan saya pikir kami butuh skuad yang besar musim ini,” katanya.

Herdman menilai kedalaman skuad menjadi faktor krusial. Menurut dia, pemantauan menyeluruh terhadap kompetisi domestik mutlak dibutuhkan untuk menjaga kualitas tim di berbagai ajang.

“Jadi, penting untuk melihat semua pemain yang tampil di domestik,” lanjut Herdman.

Meski belum ingin menyimpulkan, Herdman mengakui dua laga awal yang dia saksikan memberi kesan positif, terutama dari sisi atmosfer dan tempo permainan.

“Sejauh ini awalan yang bagus, dua laga yang menarik. Saya menikmati tempo, atmosfer, stadionnya,” tutur Herdman.

Dia berharap masih memiliki waktu menyaksikan beberapa pertandingan tambahan sebelum kembali ke Eropa, demi memperkaya bahan evaluasi Timnas Indonesia.

“Saya berharap bisa menyaksikan beberapa laga lagi sebelum pergi ke Eropa,” pungkas Herdman.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut