Komentar Mengejutkan Arne Slot usai Liverpool Disingkirkan Klub Kasta Kedua di Piala FA
PLYMOUTH, iNews.id – Pelatih Liverpool Arne Slot memberi komentar mengejutkan usai pasukannya disingkirkan klub kasta kedua, Plymouth Argyle, di Piala FA 2024-2025. Dia mengaku tak menyesal menurunkan pemain pelapis.
The Reds harus mengubur ambisi mereka mengejar treble winners musim ini. Pasalnya, satu trofi sudah dipastikan lepas. Ya, secara mengejutkan, klub Merseyside itu disingkirkan klub divisi Championship, Plymouth Argyle pada putaran keempat Piala FA 2024-2025.
Liverpool kalah 0-1 di Home Park, Plymouth, Minggu (9/2/2025) malam WIB. Gol penalti Ryan Hardie pada menit ke-53 menjadi mimpi buruk pasukan Arne Slot. 
“Hasilnya jelas, sangat mengecewakan, dan cara kami bermain (di sana) juga tidak begitu menyenangkan. Satu-satunya hal yang membuat saya senang adalah para pemain terus berjuang selama 100 menit dan mungkin bagian terbaik dari permainan kami adalah 10 menit terakhir,” ujar Arne Slot dikutip dari situs resmi klub.
Bantai Tottenham, Liverpool ke Final Piala Liga Inggris 2024-2025
Menghadapi Plymouth yang notabene klub divisi kedua Liga Inggris 2024-2025, Arne Slot tak membawa sejumlah bintangnya, seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, Alexis Mac Allister, dan Cody Gakpo.
Meski begitu, klub Merseyside itu masih memiliki pemain sekelas Diogo Jota, Luis Diaz, dan Federico Chiesa di lini serang. Belum lagi Darwin Nunez pun masih ada di bangku cadangan.
Hasil Lengkap Liga Inggris: 2 Gol Mo Salah Bawa Liverpool Jauhi Kejaran Arsenal usai Libas Bournemouth
Secara mengejutkan, Arne Slot mengatakan tak menyesal dengan pilihan pemainnya di pertandingan ini.
Hasil Lengkap Liga Champions Semalam: Liverpool, Juventus dan AC Milan Takluk
“Tidak (menyesal), karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi jika kami bermain dengan para pemain inti kami di sini,” ucapnya.
Meneer asal Beland aitu mengatakan, gaya bermain lawan yang sangat defensif membuat pasukannya kesulitan.
Hasil Lengkap Liga Inggris Semalam: Man City Libas Chelsea, Liverpool Pesta Gol
“Jadi, bola-bola panjang terus-menerus, bola kedua, bola-bola panjang, bola kedua. Ini sulit bagi setiap tim,” kata Slot.
“Kami juga mengalaminya saat melawan (Manchester) United di kandang misalnya. Mereka memiliki gaya bermain yang sama dengan melakukan blok yang sangat rendah, (lalu) menendang setiap bola jauh, dan kemudian kami bermain dengan para pemain inti kami,” ujarnya.
Editor: Abdul Haris