Kontroversi VAR! Simeone dan Arteta Saling Serang usai Atletico Madrid vs Arsenal
LONDON, iNews.id – Kontroversi penalti dan VAR menghiasi laga Atletico Madrid vs Arsenal yang berakhir imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026. Diego Simeone dan Mikel Arteta sama-sama bereaksi keras terhadap keputusan wasit pada laga di Estadio Metropolitano, Madrid, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.
Arsenal lebih dulu unggul lewat penalti Viktor Gyokeres pada akhir babak pertama. Gol itu terjadi setelah dia dijatuhkan di kotak penalti oleh bek Atletico, David Hancko.
Atletico Madrid kemudian menyamakan kedudukan di babak kedua. Penalti diberikan setelah bola mengenai tangan Ben White dari tembakan Marcos Llorente, yang dieksekusi Julian Alvarez menjadi gol.
Situasi memanas saat Arsenal merasa berhak mendapatkan penalti kedua. Insiden terjadi ketika Hancko menginjak kaki Eberechi Eze di dalam kotak penalti.
Arsenal Terancam Gagal Juara Cuma karena Selisih Gol, Incar Striker Ganas Ini!
Wasit asal Belanda, Danny Makkelie, sempat menunjuk titik putih. Namun keputusan itu dianulir setelah dia meninjau ulang melalui VAR.
Diego Simeone mengomentari penalti yang didapat Arsenal di babak pertama. Dia menilai situasi tersebut masih bisa diperdebatkan.
Man City Usir Arsenal dari Puncak Klasemen, Guardiola: Luar Biasa!
“Menurut saya, penalti pertama ada kontak dari belakang, pemain mengantisipasi kontak itu lalu jatuh,” ujarnya, dikutip dari Metro.co.uk.
“Di semifinal Liga Champions, Anda membutuhkan penalti yang benar-benar penalti,” tegasnya.
Arsenal vs Man City Ketat, Begini Penentuan Juara Premier League jika Poin Sama
Dia juga menyinggung peran VAR dalam dua keputusan penting sepanjang laga.
“Wasit menilai itu penalti. Di sisi lain, berkat VAR dia melihat itu penalti karena awalnya bukan handball, lalu di situasi berikutnya juga berkat VAR itu bukan penalti,” jelasnya.
Arsenal Incar Bintang Spurs, Harus Siapkan Dana Rp1,15 Triliun
“VAR kadang memberi keuntungan, kadang juga mengambilnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Mikel Arteta mengaku timnya sangat kecewa setelah penalti kedua dibatalkan. Dia menilai keputusan tersebut sulit diterima.
“Keputusan itu dan apa yang terjadi setelahnya. Wasit harus melihatnya 13 kali, itu sudah sangat jelas,” ujarnya.
“Mustahil, dan kami semua sangat marah soal itu,” lanjutnya.
Arteta juga menegaskan faktor tekanan dari suporter Atletico tidak memengaruhi keputusan wasit.
“Itu tidak ada hubungannya. Semua orang pasti tahu reaksi yang akan muncul, itu hal yang normal, aturan harus diterapkan,” katanya.
Dia membandingkan keputusan penalti Atletico dengan insiden yang dialami timnya.
“Hal yang sama ketika aturan diterapkan pada penalti Ben White, itu sulit diterima tapi memang penalti sesuai aturan,” jelasnya.
“Dan seperti yang disampaikan sejak awal musim, itu pelanggaran yang sangat jelas. Itu saja,” pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim tetap terbuka menuju leg kedua. Namun kontroversi VAR dipastikan masih menjadi perbincangan hangat jelang pertemuan berikutnya.
Editor: Abdul Haris